Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan mengusulkan stimulus sebesar Rp 1,02 triliun untuk membantu nelayan terdampak pandemi covid-19.
Anggaran itu rencananya digunakan untuk membantu sekitar 1,1 juta nelayan dan petambak yang belum mendapat bantuan sosial (bansos). Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, menyebut bantuan sebesar Rp 413,2 miliar akan diperuntukkan kelompok nelayan perikanan tangkap.
Untuk perikanan budi daya, pemerintah menyiapkan Rp 406,5 miliar, yang juga disertai bantuan benih indukan dan sarana prasarana budi daya. Adapun, petambak garam akan memperoleh bantuan sebesar Rp 54,1 miliar. Selain itu, disiapkan juga anggaran Rp 36 miliar untuk mendukung proses pengolahan dan pemasaran hasil laut.
Baca juga: Tertekan Pandemi, Produk Perikanan Perlu Diserap BUMN
"Ada juga Rp 106,4 miliar untuk pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dari pencuri asing. Serta, Rp 8 miliar untuk pengawasan audit internal," jelas Edhy seusai rapat terbatas, Kamis (28/5).
Dia turut meminta restu Presiden Joko Widodo untuk memperkuat dua BUMN perikanan, yakni PT Perikanan Nusantara dan Perum Perindo. Kedua perusahaan rencananya akan mendapat penyertaan modal negara (PMN) masing-masing senilai Rp 500 miliar.
"Dana itu akan digunakan untuk membeli hasil produk budi daya, perikanan tangkap dan hasil pengolahan lain. Dengan anggaran ini, kami harap penyerapan ikan di lapangan bisa kita antisipasi dalam jangka pendek," papar Edhy.
Baca juga: Cuaca Buruk Nelayan Pariaman Dua Pekan tidak Melaut
Menteri Sosial, Juliari Batubara, menyatakan pihaknya lebih dulu melakukan pemadanan terhadap data 1,1 juta nelayan dan petambak, yang dilaporkan Menteri Kelautan dan Perikanan.
"Kita lihat apakah mereka sudah masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau belum. Kalau belum, nanti secara bertahap akan kami masukkan," ucap Juliari.
Dalam DTKS, lanjut dia, terdapat 10,8 juta kepala keluarga (KK) yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, petambak dan petani
"Kalau memang yang 1,1 juta itu belum masuk, nanti bisa kita masukkan. Ada atau tidak ada (pandemi) covid-19, mereka bisa memperoleh bantuan regular, seperti Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non-Tunai," tandas Juliari.(OL-11)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Yayasan Pesisir Lestari (YPL) menegaskan penguatan ekonomi biru Indonesia harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem laut.
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
KKP memastikan ketersediaan ikan hasil budi daya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved