Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIPREDIKSI PT Pelni akan mengalami kerugian mencapai Rp862 miliar di akhir 2020 ini, sebagai dampak berantai pandemi covid-19.
Kerugian ini pun , menurut Direktur Utama (Dirut) PT Pelni, Insan Purwarisya L Tobing sudah termasuk rencana pemberian dana Public Service Obligation (PSO) dan subsidi dari pemerintah mencapai 50%.
“Kami prediksi tidak ada kenaikan penumpang yang signifikan hingga akhir tahun. Maka kami memprediksi di akhir 2020 Pelni akan mengalami kerugian hingga Rp862 miliar. Kami harapkan angka PSO dan subsidi tidak kurang dari yang dianggarkan sehingga kerugian tidak semakin besar,” ujar Insan saat rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi VI DPR RI secara virtual, Rabu (29/4).
Kerugian ini bisa terjadi, sambungnya, lantaran penurunan penumpang yang drastis. Insan memprediksi hingga akhhir tahun hanya akan ada sebanyak 1,7 juta penumpang yang dilayani oleh kapal Pelni. Padahal target Pelni tahun ini bisa mengangkut penumpang hingga 4,8 juta.
“Sehingga prediksi realisasi yang akan kami dapatkan jumlah penumpang hanya bisa 1,7 juta orang dari target 4,8 juta,” ungkapnya.
Adapun kebijakan strategi yang akan dilakukan oleh Pelni di antaranya, pertama tetap mempersiapkan armada-armada kapal untuk apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Kedua melakukan optimalisasi muatan logistik yang akan terus dilakukan. Menurutnya, hingga triwulan 1 ini kapal barang sudah memenuhi target sebesar 80% dari yang direncanakan.
“Bulan April ini kami melihat angkanya (angkutan logistik) juga msh tetap tinggi. Mudah-mudahan ini membantu kami. Dibandingkan tahun lalu, muatan balik kapal hanya sekitar 10% dari kapsitas kapal. Tahun ini sudah mendekati 40% ini mudah-mudahan menjadi membantu Pelni dalam penghasilan,”harapnya.
Pihaknya pun memprioritaskan angggarn perusahaan untuk mempertahankan kelayakan dan keselamatan kapal. Serta melakukan optimalisasi arus kas (cashflow) yang jika dihitung-hitung hanya akan mampu bertahan dalam 6 bulan ke depan.
“Selain itu, kami mencoba mendapatkan kredit dari perbankan untuk modal kerja yang beberapa bank sudah menyatakan kesediaan membantu kami bila diperlukan,” jelasnya. (OL-2)
Hingga 30 Maret 2026, total penumpang arus balik periode 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 277.549 orang.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan per 29 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik yaitu 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 268.746 tiket.
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
ARUS mudik melalui Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai menunjukkan peningkatan pada masa Angkutan Lebaran 2026.
PT Pelni Cabang Jakarta memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, tepatnya Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Pelni memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran 2025, sedangkan puncak arus balik berada pada 2 April 2026.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved