Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan cadangan devisa sebesar US$ 121 miliar per Maret, dapat diperkuat kebijakan pemerintah yang menerbitkan surat utang negara global (global bond) senilai US$ 4,3 miliar.
“Sekarang cadangan devisa kita relatif stabil. Insya Allah kemarin kita mendengar pemerintah menerbitkan global bond sebesar US$ 4,3 miliar. Itu akan menambah cadangan devisa,” ungkap Perry dalam rapat bersama Komisi XI DPR melalui telekonferensi, Rabu (8/4).
Baca juga: Maret, Cadangan Devisa Turun Jadi US$ 121 Miliar
Diketahui, cadangan devisa Indonesia sempat turun US$ 9,4 miliar, atau dari US$ 130,4 miliar per Februari menjadi US$ 121 miliar per Maret. Penurunan disebabkan penggunaan cadangan devisa untuk membayar utang pemerintah yang jatuh tempo pada Maret sebesar US$ 2 miliar. Kemudian, US$ 7 miliar digunakan untuk memasok valas di pasar keuangan.
Bank sentral mengucurkan valas lantaran investor global mengalami kepanikan, yang ditandai dengan melepas saham dan obligasi dalam waktu bersamaan. Situasi itu terjadi di seluruh dunia akibat pandemi virus korona (covid-19).
“Bank Indonesia kemudian cenderung menjadi pemasok sendiri, karena saat itu extraordinary,” pungkas Perry.
Baca juga: Erick Dorong BUMN Terbitkan Obligasi Valas
Sementara itu, cadangan devisa sebesar US$ 121 miliar per maret dinilai cukup untuk tujuh bulan kebutuhan pembayaran impor, pembayaran utang pemerintah dan upaya menstabilkan nilai tukar rupiah.
Tambahan cadangan devisa dari penerbitan surat utang berdenominasi dolar AS, lanjut Perry, akan mendorong penguatan nilai tukar rupiah. Hingga akhir tahun ini, nilai tukar rupiah diperkirakan Rp15.000 per dolar AS. Pihaknya meyakini aliran modal asing yang masuk ke Indonesia akan semakin meningkat. Hal itu seiring dengan berbagai prediksi bahwa pandemi covid-19 berakhir pada kuartal IV 2020.(OL-11)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved