Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERIKAT Karyawan PT Garuda (Sekarga) Indonesia (Persero) Tbk merespons keputusan Dewan Komisaris untuk memberhentikan sementara 4 direksi perseroan atas dugaan keterlibatan penyelundupan Harley Davidson dan dua unit sepeda merek Brompton.
Melalui keterangan resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum Sekarga, Ahmad Irfan; Presiden Asosiasi Pilot Garuda (APG), Capt. Bintang Hardiono dan Ketua Umum Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi), Achmad Haeruman, mereka menyampaikan penghormatan kepada Menteri BUMN, Erick Thohir atas keputusan yang dibuat.
"Kami sangat menghormati langkah dari Menteri BUMN dalam menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini," demikian petikan keterangan resmi yang diterima, Sabtu (7/12).
Kemudian, mereka yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) itu juga meminta kepada semua pihak untuk tidak memberikan pernyataan yang dapat merugikan nama baik perseoran.
Di poin akhir keterangan resmi itu, mereka menjanjikan untuk tetap bekerja secara profesional. "Demi menjaga kelancaran operasional penerbangan dengan selalu mengutamakan safety dan pelayanan terbaik bagi pelanggan Garuda Indonesia."
Diketahui, Dewan Komisaris Garuda telah memberhentikan sementara 4 orang direksi Garuda lantaran diduga terlibat secara langsung ataupun tidak langsung atas kasus penyelundupan Harley Davidson dan dua unit sepeda merek Brompton.
Selain itu, Dewan Komisaris Garuda juga mengangkat Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Fuad Rizal sebagai Pelaksana tugas Direktur Utama menggantika I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara.
Berdasarkan catatan daftar penumpang yang ada, selain Ari, ada tiga direksi lainnya menjadi penumpang di pesawat Airbus 330-900 itu.
Mereka ialah Direktur Teknik dan Layanan Garuda, Iwan Joeniarto; Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, Mohammad Iqbal dan Direktur Capital Human, Heri Akhyar.
Dengan begitu, direksi yang masih aktif menjabat di Garuda Indonesia ialah Direktur Niaga, Pikri Ilham Kurniansyah; Dirketur Operasi, Bambang Adisurya Angkasa dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Fuad Rizal yang baru saja diangkat sebagai Plt. Dirut Garuda. (A-1)
Garuda Indonesia menyiapkan 15 pesawat berbadan lebar untuk mengangkut 102.502 jemaah haji yang terbagi dalam 278 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi.
Presiden Prabowo instruksikan Garuda Indonesia dan Danantara bentuk joint venture dengan maskapai Arab Saudi. Targetnya: pangkas harga tiket haji dan hapus rute pesawat kosong!
Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem logistik haji yang terintegrasi, mulai dari proses pengiriman di dalam negeri hingga distribusi di tujuan
GARUDA Indonesia Group mencatatkan sedikitnya 77 ribu penumpang dalam satu hari pada momen puncak arus mudik Lebaran 2026, Rabu (18/3).
PT Garuda Indonesia rugi signifikan pada tahun buku 2025 yakni sebesar US$319,39 juta atau setara Rp5,42 triliun meski sudah menerima dana dari Danantara
Garuda melakukan investiasi atas penyebab kerusakan hidung pesawat GA 176 Jakarta-Pekanbaru.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved