Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) menorehkan pertumbuhan kinerja yang positif pada kuartal III-2019. WOM Finance mencatatkan laba bersih Perseroan sebesar Rp156 miliar atau naik 2%.
Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja mengatakan, WOM Finance telah melakukan pengembangan Teknologi Informasi dalam menjalankan bisnisnya melalui implementasi Core System yang baru secara nasional, new mobile survey dan new mobile collection untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya.
Disisi lain, untuk mendukung peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia WOM Finance telah meresmikan Learning Center sebagai wadah untuk meningkatkan potensi dan kemampuan karyawan.
“Melewati tahun 2019 yang penuh tantangan, kami tetap berupaya untuk menjaga kualitas portfolio menjadi lebih baik. Hal ini terbukti dengan membaiknya Non Performing Financing (NPF) Gross Perseroan menjadi 2,4% dibandingkan periode sebelumnya 2,8%. Dan hingga saat ini kami masih tetap konsisten menjalankan fokus dan strategi Perseroan untuk pertumbuhan bisnis yang sehat dan stabil,” kata Zacharia dalam keterangan tertulisnya.
Sampai dengan Q3 tahun 2019, Perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp4,3 triliun atau mencapai 268 ribu unit. Return on Equity (ROE) tetap terjaga pada level 17,3% dengan Return On Asset (ROA) membaik menjadi 3,2% dari 3,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga : WOM Finance Rombak Direksi dalam RUPSLB
Gearing Ratio juga dapat dipertahankan ke level yang lebih baik 4,7 kali. Untuk mendukung pendanaan Perusahaan, Perseroan telah mendapatkan fasilitas modal kerja baru dari Bank BCA sebesar Rp500 miliar pada Maret 2019.
Kemudian, pendanaan dari Bank DBS Indonesia sebesar Rp150 miliar pada Maret 2019, Bank KEB-Hana sebesar Rp250 miliar pada Mei 2019, Bank Panin sebesar Rp800 miliar pada September 2019, dan Bank Mandiri sebesar Rp500 miliar pada bulan 2019.
Selain itu Perseroan juga menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II WOM Finance 2019 sebesar Rp1,68 triliun pada Mei 2019.
Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, menyadari beratnya tantangan industri Perusahaan Pembiayaan, fokus dan strategi Perseroan saat ini adalah menjaga stabilitas kinerja keuangan serta meningkatkan pertumbuhan bisnis Perseroan melalui fundamental yang kuat dan inovasi digital.
Kami yakin ditahun 2020 dan yang akan datang, Perseroan akan tumbuh semakin positif dan melambung lebih tinggi untuk menunjukan eksistensinya sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia,” ujarnya. (RO/OL-7)
HID merilis Security and Identity Report 2026 yang mengungkap 7 tren utama keamanan global, mulai dari biometrik hingga integrasi identitas fisik-digital.
Gangguan sistem atau downtime menjadi ancaman serius bagi produktivitas perusahaan. Simak solusi infrastruktur IT dari PT Nusa Network Prakarsa.
Sering kali, perusahaan terjebak di tahap percontohan karena demo terlihat bagus.
Pemprov DKI Jakarta tegas tindak perusahaan pelanggar THR 2026. Sanksi mulai teguran tertulis hingga pembekuan usaha. Cek cara lapor di Posko THR di sini!
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved