Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dan Korea Selatan (Korsel) membidik nilai perdagangan sebesar US$30 miliar pada 2022. Target tersebut tumbuh 60% dari realisasi perdagangan yang baru berkisar US$19 miliar pada 2018.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita optimistis angka itu bisa tercapai dengan adanya Indonesia-Korea Comprehensive Economic Pertnership Agreement (IK-CEPA) sebagai landasan kerja sama kedua negara.
Bertepatan dengan pembukaan Trade Expo Indonesia 2019, Enggartiasto dan Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korea Selatan Yoo Myung Hee melaksanakan penandatangan penyelesaian substansial perundingan IK-CEPA, di ICE BSD, Serpong, Rabu (16/10).
Dengan terealisasinya IK-CEPA, akan ada banyak produk Indonesia yang mendapatkan kelonggaran bea masuk bahkan hingga 0% ke Korsel.
"Ada beberapa produk ikan, produk pertanian, bir bintang, sawit juga. Kita dapat aksesnya. Tapi sekarang belum bisa kita sebut secara spesifik," ujar Enggartiasto.
Sebaliknya, Korsel juga akan mendapat akses pasar yang besar ke Tanah Air.
Ia mengatakan barang modal akan banyak masuk sebagai bahan baku produksi perusahaan-perusahaan Negeri Ginseng yang sudah dan akan berinvestasi di Indonesia.
"Seperti besi dan baja. Barang-barang itu akan masuk dan dipakai industri otomotif asal Korsel yang ada di Indonesia," ucapnya.
Baca juga: Indonesia-Korsel Ingin Percepat Kesepakatan Kerja Sama Ekonomi
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo mengungkapkan IK-CEPA tidak hanya akam sekedar memuluskan sektor perdagangan.
Dengan perjanjian bilateral itu, Korsel akan melakukan transfer teknologi dan membantu memajukan industri di Tanah Air terutama di bidang otomotif.
"Mereka akan menempatkan riset dan pengembangan di Indonesia. Mereka akan bawa banyak teknologi. Dalam jangka panjang, kita akan bisa memproduksi banyak produk bernilai tambah," jelas Iman.
Pada 2018, total ekspor Indonesia ke Korsel tercatat sebesar US$9,53 miliar. Sementara impor Indonesia dari negara itu US$9,08 miliar. Dengan nilai tersebut, Indonesia menikmati surplus sebesar US$443,6 juta.(OL-5)
Presiden Prabowo Subianto bertemu Vladimir Putin di Kremlin. Keduanya sepakat memperkuat kerja sama strategis di sektor ESDM, investasi, hingga hilirisasi.
Bintang kehormatan Nishan-e-Pakistan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada para pemimpin asing yang dinilai berjasa besar bagi Pakistan.
Ramaphosa bakal menyoroti komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pertanian, pariwisata, dan pertahanan.
Di Jakarta, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono untuk membahas kerja sama bilateral yang sedang berlangsung.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste Jess Dutton.
Thai Trade Center Jakarta, di bawah naungan Department of International Trade Promotion (DITP) Ministry of Commerce Thailand resmi membuka acara Thailand Week 2025 di Jakarta.
Indonesia dan Korea Selatan menandatangani 10 MoU strategis dalam kunjungan Presiden Prabowo. Simak daftar lengkap kerja sama dari AI hingga energi bersih.
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Melalui kerja sama ini, program pelatihan, riset bersama, dan pengembangan kurikulum desain chip di universitas dapat diperkuat.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved