Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pupuk Indonesia (PI) mencatat stok pupuk bersubsidi yang tersedia di gudang-gudang kabupaten dan distributor saat ini mencapai 1,32 juta ton. Jumlah tersebut mampu untuk memenuhi kebutuhan dua sampai tiga bulan ke depan.
Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana mengungkapkan pihaknya sengaja melakukan manajemen stok yang lebih besar, demi mengantisipasi pembatasan angkutan barang selama periode Lebaran.
Menjelang arus mudik dan balik Lebaran, truk pengangkut barang, termasuk pupuk dilarang melintasi beberapa ruas mulai 31 Mei-2 Juni dan 8-10 Juni.
"Sementara kebutuhan pupuk tetap berjalan karena di beberapa daerah sudah ada yang masuk musim tanam. Maka itu kami sudah siapkan, salurkan jauh hari sebelumnya," ujar Wijaya melalui keterangan resmi, Sabtu (25/5).
baca juga: Puncak Arus Mudik di Garut, 29-31 Mei
Stok pupuk yang tersedia saat ini terdiri dari urea sebanyak 489.999 ton jenis urea, 387.135 ton NPK, 148.135 ton ZA, 142.430 ton SP-36 dan 152.379 ton pupuk organik. Berdasarkan daerah, stok terbesar tersimpan di Jawa Timur yakni 411.378 ton. Disusul Jawa Barat dengan 149.527 ton, Jawa Tengah 146.72 ton dan Lampung 95.295 ton. (OL-3)
Sekretaris Perusahaan, Yehezkiel Adiperwira, menyebut keseimbangan antara operasional dan target iklim menjadi fokus utama perusahaan saat ini.
Sudaryono menyebutkan bahwa sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pupuk Indonesia bersama Petronas Chemicals Group Berhad dan Brunei Fertilizer Industries resmi membentuk asosiasi produsen pupuk Asia Tenggara bernama SEAFA.
Harga pupuk jenis Urea non-subsidi kini bertengger di angka Rp450.000 per sak, naik dari harga sebelumnya Rp400.000. Tidak hanya itu, pupuk KCL turut merangkak naik ke Rp430.000 per sak.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved