Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT kelahiran bayi, tidak jarang memang kita ingin segera menciumnya. Namun nyatanya tindakan itu bisa berbahaya, bahkan hingga mengancam jiwa sang orok.
Peringatan untuk tidak mencium bayi yang baru lahir, diungkapkan Ariana DiGrigorio berdasarkan pengalaman buruk yang menimpa bayinya. Anak keempatnya, Antonio, mengalami infeksi saluran pernafasan yang parah akibat respiratory syncytial virus (RSV).
Kisah bayi Antonio dilansir Daily Mail, Rabu (25/9). Ariana menuturkan jika Antonio menderita gejala flu sejak Desember 2019. Namun hingga dua bulan berikutnya, sakit itu tidak kunjung sembuh. Antonio akhirnya harus dirawat di unit intensif di sebuah rumah sakit di New Jersey, Amerika Serikat. Tubuh mungilnya harus dipasangi beragam alat.
Hingga Agustus, Antonio masih menjalani perawatan. Kini berusia setahun, Antonio telah sepenuhnya sembuh. Pengalamannya pun ingin dijadikan pelajaran oleh Ariana bagi banyak orang.
Ia mengingatkan orang untuk menghindari mencium orok, terlebih jika memang sedang mengalami gejala flu atau merasa tidak enak badan. Mencuci tangan sebelum menyentuh bayi juga harus menjadi kesadaran umum.
Rentannya kekebalan tubuh bayi memang harus jadi kewaspadaan. RSV sendiri sebetulnya bukan virus yang mengancam jiwa bagi orang dewasa atau ketika kekebalan tubuh manusia sudah terbentuk baik. Virus ini sangat mudah ditransfer melalui liur, ingus, dan ludah.
Satu ciuman saja dari orang yang sedang menderita flu dapat berakibat fatal bagi bayi. 'Janganlah anda menjadi penyebab seorang bayi harus dirawat di rumah sakit, hanya karena anda merasa "oh bayi itu sangat imut, saya harus menciumnya!",' tulis Ariana di akun Facebooknya yang hingga kini telah dibagikan 2500 kali. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved