Hasan Lutfie Sepatu untuk Jemaah Haji

Retno Hemawati
31/8/2019 03:50
Hasan Lutfie Sepatu untuk Jemaah Haji
Direktur Utama PT RS Haji Jakarta, Dr dr Syarief Hasan Lutfie Sp KFR(MI/RETNO HEMAWATI)

TAICING: Permasalahan kaki datar yang dimiliki sebagian orang Indonesia yang akibatkan cepat capai dapat dicarikan solusinya dengan sepatu khusus.

SATU kesimpulan yang ditemukan dari hasil riset yang dilakukan Direktur Utama PT RS Haji Jakarta, Dr dr Syarief Hasan Lutfie Sp KFR, 57, sungguh mencengangkan. Kesimpulannya, sebanyak 20% kaki orang Indonesia datar. Akibatnya, mereka akan merasa cepat lelah jika melakukan aktivitas berjalan kaki.

Hal ini dikorelasikan dengan aktivitas jemaah umrah dan haji yang pelaksanaan ibadahnya perlu banyak aktivitas berjalan. Jika kaki jemaah datar, akan mengganggu jalannya ibadah.

"Padahal, kaki itu bagian utama untuk tawaf, sai, berjalan, itu bagian dari ibadah. Jika diabaikan permasalahan kaki ini, akan mengalami kelelahan hingga kehabisan energi atau yang kita kenal dengan fatigue," katanya, di Jakarta.

Sebagai pribadi yang banyak berhubungan langsung dengan jemaah haji dan umrah, Syarief merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban fisik jemaah yang hendak beribadah ke Tanah Suci itu.

Dari hasil riset itu pula, menurut Syarief, kelelahan yang disebabkan bentuk tapak kaki itu bisa diatasi sebelum menjadi kelelahan yang diderita tubuh lebih luas lagi dan menjadi kesakitan yang berisiko tinggi. "Maka persoalan kakinya harus diatasi dulu agar nanti tidak merembet kepada fatigue yang sifatnya lebih sistemis atau general," ujarnya.

Peraih cumlaude program pendidikan doktor Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu kemudian melakukan riset untuk menyelesaikan persoalan kaki datar ini. "Ternyata banyak hal yang bisa dilakukan sebagai upaya preventif, bukan hanya kondisi klinis penyakitnya, melainkan juga terkait dengan anatomi dan fisiologi calon jemaah tersebut. Anatomi itu termasuk anatomi kaki dan anatomi tungkai," ucapnya.

Risetnya itu ternyata membawanya ke dunia akademik. Ia pun berhasil mengumpulkan data-data dan mengambil disertasi di Fakultas Kedokteran UI untuk melakukan penelitian kemampuan endurance pada jemaah haji yang mempunyai kaki datar itu pada 2008.

"Saya kemudian juga ambil post doctoral di Keio University Hospital di Tokyo, Jepang. Itu juga mengenai koreksi insole (bantalan) melalui sistem komputer sehingga insole tidak dibuat per individu.

Ia menambahkan, meski sama-sama Asia dan memiliki kemiripan, kaki orang Jepang lebih kecil. Hal itu dilakukannya melalui penelitian dengan komputerisasi bekerja sama dengan universitas di Kanada.

Publikasi

Sepulangnya ke Indonesia, di Jakarta ia pun memublikasikan hasil penelitian itu. "Saya juga membuat secara manual solusi problematik kaki pada pasien-pasien saya, yang mana akhirnya saya lakukan quick print dibuat insole-nya juga," jelas Syareif.

Tanpa membuang kesempatan, Syarief bekerja sama dengan tukangnya yang berlatar belakang orthotic prosthetic, yang ada pendidikannya di Solo. "Dibuatlah koreksi manual sekarang sehingga saya menemukan produsen sepatu Andre Valentino di sini untuk bekerja sama menyosialisasikan insole yang dibuat untuk kasus-kasus kaki saja," kata dia.

Sepatu bermerek SHL yang merupakan singkatan namanya dirancang dengan memiliki insole pada bagian sisi dalamnya. Bantalan tersebut berfungsi untuk menstabilkan posisi kaki sehingga pemakainya bisa berjalan jauh tanpa mengalami kontraksi berlebih.

"Jadi, pada saat berjalan kaki akan stabil dan tidak bergeser. Ini yang biasanya menyebabkan lecet di bagian-bagian tertentu pada kaki," katanya.

Tidak hanya untuk keperluan haji, insole yang terdapat pada sepatu ini dapat juga membantu terapi bagi orang yang memiliki kondisi kaki datar (pes planus) fleksibel. Penggunaan sepatu ini dalam jangka waktu yang lama bakal mengkonstruksi lengkungan pada bagian telapak kaki bagi pemilik kaki datar, setidaknya dalam waktu 6 bulan secara rutin. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya