Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
"Perjalanannya di dunia hiburan semakin lengkap yang kini bertambah kiprahnya di dunia layar lebar setelah sukses di dunia tarik suara."
PENYANYI jazz Tompi, 40, kini tengah melakukan debutnya sebagai sutradara film layar lebar dengan menggarap Pretty Boys. Film ini juga sebagai upayanya untuk merespons produksi televisi nasional yang menurutnya masih menggunakan formula lama: berpatok pada rating.
Penyanyi dengan nama lahir Teuku Adifitrian ini berpendapat televisi arus utama perlu mengubah strategi dalam memproduksi tayangan. Tidak harus berpegang pada anggapan 'lakunya suatu tayangan sejalan dengan rating'.
"Hampir banyak acara sekarang di pertelevisian secara general tidak memberikan program yang baru dan fresh, hanya pengulangan. Ini terjadi karena terjebak patokan berdasar rating," ujarnya.
Menurut dokter spesialis bedah plastik kelahiran Aceh ini, fenomena tersebut aneh. "Harusnya tahu yang nonton itu siapa. Beda dengan segmentasi di Youtube atau konten yang ada di platform digital lain," ujarnya.
Seharusnya, ucap pria kelahiran Aceh ini, pertelevisian perlu mempelajari dari siapa yang nonton sehingga televisi tidak takut untuk membuat (tayangan) yang baru.
Saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Tompi menuturkan televisi harus berani terbuka dengan ide liar dan mencoba sesuatu yang baru. Selain itu, menurutnya, televisi konvensional harus beradaptasi dengan konten digital.
Film yang menjadikan debut Tompi sebagai sutradara, Pretty Boys, menjadi bentuk respons terhadap industri televisi saat ini. Film yang digarap selama kurun enam minggu ini dibalut dengan alur kisah dua sahabat perantauan yang bercita-cita menjadi pembawa acara (MC) kondang dan terkenal di televisi.
Tompi yang sebelumnya kerap asyik dengan hobi fotografi dan videografinya itu mengaku pada awalnya merasa berat saat menyutradarai filmnya itu. Ia membandingkan dengan proyek-proyek video musik atau iklan yang berdurasi pendek dengan film yang punya keutuhan dan intensitas intrik.
"Paling berat di stamina, bukan fisik, melainkan stamina kreativitas. Antara bikin video berdurasi 2,5 menit dan 2 jam kan berbeda. Jadi, saya harus menjaga supaya film yang memiliki banyak elemen dengan pendekatan berbeda," ujarnya.
Jakarta kota mandiri
Film Pretty Boys ini berlatar di ibu kota Jakarta. Ketika ditanya ada wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan, Tompi pun tidak merasa khawatir filmnya menjadi sedikit bergeser relevansinya.
"Saya rasa enggak akan memengaruhi secara langsung. Itu juga tidak akan memengaruhi secara signifikan buat dunia hiburan."
Menurutnya, Jakarta sudah mandiri sebagai kota. Justru yang perlu diwanti-wanti, menurutnya, Jakarta harus tetap membangun untuk perbaikan kota, baik infrastruktur maupun sumber dayanya.
"Ya, Jakarta nanti jangan sampai ketinggalan dengan Kalimantan. Otomatis kan Kalimantan akan mengejar pembangunan, baik infrastruktur maupun sumber dayanya."(H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved