Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Apakah anda selalu mengikuti tren pakaian? Bila iya, coba pikirkan. Belakangan industri fesyen diklaim sebagai pencemar global terbesar. Sehingga ada baiknya kita mulai merawat pakaian sehingga bisa lebih bertahan lama.
Ada sejumlah tips yang bisa anda ikuti untuk merawat dan memperpanjang umur pakaian. Berikut sejumlah kiat yang dikutip dari The Guardian.
1. Periksa jahitannya
Anda perlu berinvestasi dengan pakaian yang dibuat dengan baik dan memiliki kualitas kain yang baik. Jangan menganggap barang mahal selalu yang terbaik. Selalu periksa dengan teliti pakaian yang akan dibeli. Orsola de Castro dari Fashion Revolution menyarankan memastikan kelonggaran jahitan pada celana panjang atau rok.
"Hal pertama yang harus dilakuka ketika anda melihat sepotong pakaian adalah membaliknya dan menarik setiap helai yang anda temukan. Saat pakaian dibuat murah, jahitannya sering lusuh. Jika mulai terurai, jangan membelinya," kata Orsola.
2. Kenali kain anda
Setiap garmen akan aus setelah dipakai dan dicuci berulang. Beberapa ahli lebih suka umur panjang serat sintetis, seperti poliester. Ahli lainnya menyukai serat alami seperti kapas.
"Saya lebih suka memakai sintetis karena saya yakin seratnya tahan lama. Jika anda memiliki dua t-shirt identik dalam katun atau polyester, kapas akan aus lebih cepat," kata Charles Ross, Dosen Royal College of Art.
Sedangkan Orsola lebih menyukai serat alami. Ia menyarankan membeli barang-barang dari komponen kain tunggal, seperti 100% katun atau 100% wol merino. Meski tidak tahan dengan pencucian berulang-ulang, bahan itu lebih membuat kulit bernafas, sehingga tubuh lebih sedikit berkeringan, dan pakaian tidak perlu sering dicuci. Ia mengingatkan agar tidak mengenakan poliester karena alasan lingkungan.
3. Pertimbangkan seberapa sering mencuci
Orsola menggemakan nasehat Stella McCartney agar menahan diri untuk tidak sering membersihkan pakaian. Jika sesuatu terbuat dari wol berkualitas baik seperti setelan pria itu dirancang untuk disikat bersih dan tidak dicuci. Jika harus mencuci di mesin, gunakan air hangat dan masukan kain halus ke dalam tas cucian agar tidak mudah robek.
4. Cuci dengan benar
Barang-barang yang dipakai dekat kulit, terutama pakaian dalam dan kaus kaki harus dicuci dan dikeringkan pada panas yang cukup. Jangan mencampur celana dengan handuk di atas suhu 30 derajat. Tempat tidur, handuk, peralatan olahraga, pakaian dalam, dan kaus kaki letakan di suku minimal 60 derajat.
5. Cara menyimpan pakaian
Katrina Hassan, Organisator Profesional merekomendasikan pergantian pakaian secara berkala. Putuskan barang yang akan disimpan, dan periksa kerusakannya. Simpan barang dengan benar, lipat pakaian, dan menumpuknya dalam posisi tegak sehingga anda dapat melihat semua milik anda sekaligus. Simpan barang-barang mahal di tas katun untuk mencegah kerusakan ngengat.
"Ketika anda menyimpan barang secara vertikal, anda tidak terlalu tergoda membeli barang baru, dan lebih sadar dengan konsumerisme. Anda tahu persis apa yang anda miliki dan di mana barang itu disimpan," katanya. (M-3)
Baca juga : Kilau Memikat Peripera di Icefest
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved