Penyebab Orang Mudah Flu Saat Kelembaban Rendah

Bintang Krisanti
20/5/2019 19:55
Penyebab Orang Mudah Flu Saat Kelembaban Rendah
Flu saat kelembaban rendah.(AFP)

BERSYUKURLAH kita yang hidup di negara dengan kelembaban cukup tinggi. Kelembaban ternyata sangat berperan dalam mencegah mewabahnya flu.
Hal ini muncul dari penemuan riset para ilmuwan Yale University, Amerika Serikat. Selama ini memang sudah diketahui jika kelembaban dan temperatur yang rendah akan memudahkan transmisi virus flu. Namun belum diketahui dengan jelas peran kelembaban itu dalam memengaruhi sistem pertahanan tubuh terhadap virus flu.


Dilansir baru-baru ini di Science Daily, tim peneliti yang dipimpin oleh Akiko Iwasaki yang merupakan Profesor Imunologi telah berhasil menyingkap rahasia itu. Menggunakan tikus sebagai bahan percobaan, peneliti menemukan jika kelembaban yang rendah menghalangi respon imun dalam tiga cara. Pertama, kelembaban rendah mencegah silia untuk menyingkirkan partikel bersifat virus dan lendir. Silia merupakan struktur berbentuk rambut yang berada dalam sel yang berperan dalam pertukaran udara.
Kelembaban juga membuat berkurangnya kemampuan sel yang berperan untuk pertukaran udara untuk memperbaiki diri terhadap kerusakan akibat virus yang ada di paru-paru. Mekanisme ketiga adalah berhubungan dengan interferon.


Interferon adalah hormon berbentuk sitokin berupa protein berjenis glikoprotein yang disekresi oleh sel vertebrata karena akibat rangsangan biologis, seperti virus, bakteri, protozoa, mycoplasma, mitogen, dan senyawa lainnya. Dalam kondisi kelembaban rendah, mekanisme itu menjadi tidak berjalan.


Di sisi lain, hasil penelitian yang diterbitkan di Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) itu menyebutkan jika kelembaban bukan satu-satunya faktor yang mengakibatkan merebaknya flu. Namun kelembaban menjadi hal penting untuk diperhatikan dalam mengantisipasi penyebaran flu. Peneliti pun menyarankan jika dalam kondisi kelembaban rendah maka orang dapat menggunakan alat penjaga kelembaban (humidifier) di rumah ataupun sekolah. (M-1)

 

Baca juga: Sayang Anjing Bisa Disebabkan Faktor Genetika



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya