Seberapa Penting Minta Maaf pada Anak?

Bintang Krisanti
23/4/2019 09:00
Seberapa Penting Minta Maaf pada Anak?
Meminta maaf pada anak merupakan metode parenting yang pelu dilakukan.(AFP)

SEBAGAIMANA manusia biasa, tidak jarang orang tua juga melakukan kesalahan pada anak. Kondisinya pun sangat beragam, mulai dari hilang kendali emosi dalam menghadapi anak, janji yang batal dipenuhi, salah memberi masukan atau perceraian orang tua

Lalu perlukah orang tua meminta maaf atas kondisi-kondisi itu? Seberapa pentingnya hal itu bagi psikologis anak?

Dimuat dalam Psychologytoday.com, Doktor Bidang Psikologi, Ann Gold Buscho menjabarkan jika meminta maaf adalah salah satu metode parenting. Tidak hanya untuk anak, meminta maaf sebenarnya juga bermanfaat bagi psikologis orang tua.

'Meminta maaf memberi jalan bagi orang tua untuk bisa mundur sejenak dari ketegangan atau konflik dan menghargai perasaan mereka sendiri, sekaligus juga menghargai perasaan anak,' jabar Buscho.

Buscho kemudian lebih menekankan contoh kondisi terkait dengan perceraian orang tua. Dalam kondisi tersebut ada banyak hal yang dapat membuat anak merasa tidak nyaman, misalnya orang tua begitu sibuk dengan urusan perceraian ataupun orang tua yang depresi hingga membuat anak kurang perhatian.

Dalam konflik tersebut, meminta maaf akan membuat anak merasa jika orang tua juga memahami kesedihan yang mereka alami. Meminta maaf juga perlu diberikan meski Anda tidak sepakat akan pendapat atau kesan anak terhadap perceraian.

Tidak sedikit anak yang marah kepada orang tua yang bercerai karena mereka menilai anda menghancurkan keluarga. Orang tua disarankan untuk tidak mendebat anak dalam hal itu karena sesungguhnya yang anak adalah pengertian akan kesedihan dan kecemasan akan berkurangnya porsi kasih sayang pada mereka.

Di sisi lain, meminta maaf juga ada triknya. Berikut cara meminta maaf yang tepat menurut Buscho:

- Singkat, Peka dan Tulus
Buscho menuturkan, permintaan maaf yang singkat adalah yang baik. Meski begitu permintaan maaf itu harus benar-benar menunjukkan penyesalan anda akan ketidaknyamanan yang terjadi. Dengan kata lain permintaan maaf itu haruslah peka dan tulus. Anda juga bisa mengajak anak untuk bersama-sama saling menguatkan.

- Meminta Maaf Bersama Akan Lebih Baik
Baik dalam konflik perceraian ataupun permasalahan lain yang melibatkan hubungan anak dengan kedua orang tua maka permintaan maaf dari ayah dan ibu yang berbarengan, akan lebih baik. Kehadiran orang tua yang lengkap akan menunjukkan pada anak jika hubungan ayah dan ibu tetap terjaga meski konflik terjadi.

- Meminta maaf sekaligus kepada semua anak
Jika permasalahan menimpa seluruh anak maka orang tua dapat meminta maaf kepada semua anak secara bersamaan. Permintaan maaf model ini juga dapat mengurangi tekanan pada anak karena mereka dapat melihat jika kakak dan adiknya juga mengalami perasaan yang sama. Permintaan maaf model ini juga akan tepat untuk pembicaraan yang tidak memerlukan penasehatan khusus pada anak tertentu.

- Konsultasikan dengan pasangan atau tenaga profesional
Jika orang tua juga merasa kewalahan untuk menangani emosinya sendiri maka bisa pula terlebih dahulu berdiskusi dengan pasangan, atau jika terlalu pelik maka dapat berkonsultasi dengan tenaga profesional. (M-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya