Sensasi Pulang Kampung di Thai Festival 2019

MI
07/4/2019 00:20
Sensasi Pulang Kampung di Thai Festival 2019
Penampilan tarian tradisional Thailand di panggung utama Thai Festival(MI/Tosiani)

SENYUM Puntipar, 34, terus berkembang sepanjang sore di salah satu stan di Thai Festival, Jumat (5/4), di Emporium Pluit Mall, Jakarta. Sore itu, ia bertemu dengan teman-temannya sesama warga Thailand. Ada yang memang khusus datang dari Thailand untuk acara itu, ada pula sesama warga perantauan di Indonesia.

Silaturahim dengan sesama orang Thailand, makan makanan tradisional khas Thailand, sangat jarang ia lakukan sejak merantau di Indonesia untuk bekerja, 10 tahun lalu. Baru selama tiga tahun berturut-turut setiap ada Thai Festival, kesempatan itu ia dapat.

Thai Festival tahun ini, Puntipar membantu temannya mempromosikan produk jamur di stan Fresh and Friendly Farm. “Senang sekali, ada makanan dan produk Thailand yang biasanya tidak ada di sini. Saya merasa seperti pulang kampung karena ada banyak orang Thailand di sini. Bisa ngobrol dengan bahasa Thailand juga,” ungkap Puntipar.

Pornapa, 55, warga asal Thailand yang sudah lama bermukim di Indonesia merasakan hal sama. Ia sudah lebih dari 10 tahun tinggal di Indonesia karena menikah dengan orang Indonesia. “Saya ikut festival tiap tahun, serasa seperti pulang kampung,” kata pengusaha restoran itu.

Festival tersebut juga diserbu masyarakat lokal yang penasaran dengan aneka produk kuliner Thailand. Ada produk minuman gula asam, bumbu masakan, mi, nasi goreng, thai tea, saus, hingga sambal.

Thai Festival dibuka sekitar pukul 18.30 WIB oleh Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Songphol Sukchan, dengan menggunting pita. Thai Festival berlangsung dari Jumat (5/4) hingga Minggu (7/4). “Kami di sini untuk mempromosikan produk Thailand, seperti makanan dan pariwisata,” ujar Songphol Sukchan.

Humas Thai Festival, Ricky Hartanto, mengatakan ada 35 stan peserta festival yang berlangsung selama Jumat (5/4) hingga Minggu (7/4). Lima di antaranya berasal dari Thailand. “Temanya tentang makanan dan pariwisata,” katanya.

Stephanie Valencia, PR Tourism Authority of Thailand mengatakan, kemiripan budaya dan makanan Indonesia dan Thailand menjadi nilai jual untuk menarik minat orang Indonesia agar berkunjung ke Thailand, selain keindahan alam dan keramahan orang Thailand. Adapun Thai Festival ini merupakan acara tahunan yang sudah tiga kali digelar.

“Tujuan utamanya mempromosikan Thailand, lewat produk makanan, promo tiket, dan produk pariwisata. Maka dari itu, kami ada promo tiket Rp3,2 juta PP Indonesia-Thailand,” jelasnya.

Adapun alasan diadakan di April karena di Thailand 13-15 April ada Festival Songkran, semacam tahun baru Thailand yang di sana dirayakan dengan pesta saling semprot air.
“Kita mau ajak orang Thailand di sini me­rayakan Songkran dengan makan bersama agar bisa merasakan suasana seperti di kampung halaman, tapi tujuan akhirnya tetap mengundang turis Indonesia berkunjung ke Thailand,” kata Stephanie. (TS/M-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya