Muslim Seberkas Cahaya dari Korea

(Gas/M-4)
06/4/2019 04:20
 Muslim Seberkas Cahaya dari Korea
Muslim mendapatkan donor mata dari orang Korea.(MI/SUMARYANTO BRONTO)

MENGALAMI kebutaan bukanlah sesuatu yang mudah bagi siapa saja. Hal ini pernah dialami Muslim, yang beberapa tahun lalu harus kehilangan pandangan mata kirinya. Mulanya, pria berusia 58 tahun itu mengalami kecelakaan kerja saat mengecat dinding rumahnya. Cat yang ia gunakan menciprat tepat di bagian mata kirinya.

Pandangan mata Muslim kemudian berangsur-angsur kabur, hingga tidak dapat melihat sama sekali. Muslim lalu memeriksakan matanya di salah satu rumah sakit di Jakarta, hingga kemudian ia mendapatkan donor mata dari orang Korea.

Sebelum ke rumah sakit, Muslim bahkan tidak pernah tidur pada siang atau malam hari karena merasakan sakit di mata kirinya. Akibat hal itu, Muslim juga sempat mengucap sumpah agar anak dan cucunya tidak merasakan sakit mata seperti yang dideritanya.

Namun demikian, kini kondisi mata kiri Muslim sudah berangsur-angsur membaik. Seusai operasi, ia juga tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat karena masih dalam masa penyembuhan. Kakek dua cucu itu mengisi waktunya dengan mengaji, dan percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada umatnya di luar batas kemampuan yang mereka miliki.

Dokter berpesan kepada Muslim bahwa pandangannya akan semakin baik setelah tiga bulan. Penyakit mata di Indonesia dewasa ini memang didominasi oleh jamur. Sebagaimana penyakit mata yang pernah dialami Muslim, cat yang semula menciprat ke matanya dari waktu ke waktu berubah menjadi jamur. Akibat hal tersebut kornea mata bagian depan milik Muslim harus dioperasi untuk diganti dengan kornea mata dari pendonornya. (Gas/M-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya