Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI Anda penggemar fi lm horor thriller, wajib hukumnya untuk menonton film berjudul Us yang dibintangi Lupita Nyong’o. Film itu garapan penulis sekaligus sutradara Jordan Peele yang pada 2018 memenangi Piala Oscar untuk Best Original Screenplay untuk Get Out.
Film berdurasi 116 menit itu menceritakan kisah keluarga Wilson yang terdiri atas Addy (Lupita Nyong’o), Gabe (Winston Duke), serta dua anak mereka Zora (Shahadi Wright) dan Jason (Evan Alex). Mereka pergi berlibur ke rumah orangtua Addy dan mengunjungi Pantai Santa Cruz yang tak jauh dari rumah tersebut.
Meskipun keluarga itu tampak bahagia, Addy sesungguhnya menyimpan trauma masa kecil. Alhasil, dirinya pun tampak gelisah dan takut kembali ke kampung halamannya tersebut. Di sini, Peele mulai membangun suasana dengan mengajak penonton menyimak psikologis Addy.
Ketakutan Addy pada akhirnya memang terjadi. Suatu malam, empat sosok menyambangi rumah pantai keluarga Wilson. Ini bukan ‘home invansion’ biasa. Pasalnya, sosok-sosok berbaju merah tersebut berwujud persis seperti keluarga Wilson, tapi dengan kejanggalan pada setiap sosok.
Walau tidak disebutkan dalam fi lm, sosoksosok tersebut lazim diistilahkan sebagai doppelganger penampakan dari wajah seseorang yang masih hidup, biasanya merupakan suatu pantulan dan memiliki kehidupan bertolak belakang dengan sosok aslinya. Konon, bertemu doppelganger akan berujung pada malapetaka. Benar saja, hal-hal mengerikan mulai menimpa keluarga Wilson lantaran doppelganger mereka itu punya misi fi nal untuk melenyapkan sosok-sosok yang asli. Hal di luar nalar itu akan menjadi pengikat plot dan membuat penonton bertanya-tanya dan heran di sepanjang film.
Namun, Peele yang telah membuktikan kepiawaiannya dalam mengolah cerita pada film horor Get Out, menunjukkan kelihaian serupa dalam Us. Berbagai petunjuk disebar di sepanjang fi lm untuk menjawab misteri secara perlahan walaupun tetap ada beberapa bagian yang ambigu.
Film Us menampilkan keluarga Wilson dengan sangat humoris. Namun, ketika doppelganger mereka mulai mengancam, Addy dan keluarga tidak kalah tangguh dalam menghadapi setiap ancaman.
Di sela-sela ketakutan dan kejutan, penonton juga dihibur dengan akting kocak yang dihadirkan suasana canggung dan juga lawakan-lawakan keluarga Wilson, membuat fi lm ini terasa lengkap. Soal selipan komedi ini seperti juga hadir di Get Out tampaknya dapat menjadi ciri khas film Peele yang memang punya jejak rekam sebagai komedian. Akting setiap pemeran di film Us juga patut diacungi jempol karena mereka harus memerankan dua karakter yang bertolak belakang.
Setiap sudut pandang dimainkan dengan detail ketika mereka berhadapan agar penonton bisa merasakan kemiripan rupa mereka. Di sisi lain, tiap-tiap karakter terlihat benar-benar seperti orang yang berbeda walau diperankan aktor/aktris yang sama.
Dalam hal ini, aktris Lupita Nyong’o perlu memperoleh aplaus khusus. Aktingnya yang teramat intens, terutama saat menjadi versi doppelganger, disebut-sebut sejumlah kritikus sebagai salah satu elemen yang paling horor dalam film Us, mulai suara paraunya sampai tatapan tanpa kedip dan seringainya.
Efek-efek musik dan suara yang dimainkan dalam film juga amat ciamik sehingga akan membuat penonton larut dalam suasana ketegangan. Tidak hanya itu, akhir dari film yang bermain-main dengan aspek psikologis ini pun mengejutkan dan tidak akan terbayang sebelumnya.
Lewat film Us, Peele tampak ingin memberi pesan kepada para penonton bahwa musuh yang paling berbahaya ialah diri kita sendiri. Kejahatan yang timbul dalam diri kita akan menyebabkan ketakutan dan akan terus membayangi bila kita tidak melawannya. Film ini menunjukkan dualitas dalam diri setiap manusia, seperti konsep yin dan yang. (M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved