Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI itu, Wihara Buddha Dipa, Purwokerto, kedatangan banyak mahasiswa. Beberapa dari mereka mengenakan hijab.
Meski bukan pemeluk Buddha, generasi posmilenial tersebut tampak antusias mengenal seluk-beluk ibadah dari agama dengan populasi peringkat kelima di Tanah Air ini. Sejurus dengan rombongan yang terdiri dari para mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Komunitas Gusdurian Banyumas serta pemuda lintas iman tersebut, pengelola wihara juga semringah. Mereka senang hati menerangkan berbagai macam patung dan peralatan doa.
Tidak hanya bertandang ke wihara, rombongan melanjutkan perjalanan ke Gereja Katedral Kristus Raja. Diskusi hangat serupa di wihara pun tercipta di sini.
“Saya begitu berbahagia, karena dengan perjumpaan, kami saling mengenal. Inilah yang akan mengikis kecurigaan dan bakal menguatkan persaudaraan antarsesama,” ungkap Romo Yusuf Widiarko.
Pegiat Komunitas Gusdurian Banyumas, Ori Wulandari, mengungkapkan jika tujuan kegiatan itu memang serupa dengan yang dirasakan Romo Yusuf. Persaudaraan antar pemeluk agama sesungguhnya bukan saja keharusan, melainkan juga kebutuhan.
Meski bukan saudara dalam iman, mereka saudara dalam kemanusiaan. Persaudaraan dengan pemeluk agama lain juga bagian dari kodrat manusia yang diciptakan beragam.
Potret persaudaraan yang indah itu pula yang telah lama ada di Purwokerto dan Banyumas. Toleransi telah jadi karakter turun-temurun dan tidak sedikit pun mengganggu kehidupan ibadah setiap penganut.
Demikian juga dengan masyarakat di Desa Klinting, Kecamatan Somagede, Banyumas, yang begitu toleran dengan penganut Hindu. Umat Hindu yang minoritas tetap bisa menjalankan aktivitas keagamaannya secara baik. Keberagaman merupakan memang keniscayaan yang dapat direnda secara bersama-sama dalam persaudaraan antariman. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved