Masa Depan di Tangan Perupa Perempuan

(Wan/M-4)
16/3/2019 02:05
Masa Depan di Tangan Perupa Perempuan
(Dok MI)

SENI rupa Indonesia ada dan berkembang hingga saat ini berkat kerja keras, kearifan, dan juga eksistensi para perupa. Tak dapat dimungkiri, para perupa itu bukan hanya dari kaum adam, melainkan juga perupa perempuan juga memiliki andil yang penting.

Hal inilah yang melatar belakangi Carla Bianpoen, jurnalis sekaligus kurator paviliun Indonesia di Venice Biennale 2013 dan 2015. untuk membuat buku barunya dalam bukunya berjudul Indonesian Women Artists: Into The Future. 

Selama ini ia memang menganggap perupa laki-lakilah yag sering terdengar, padahal karya perupa perempuan pun mampu menunjukkan daya cipta dan daya saingnya. "Sudah waktunya perempuan muda diangkat ke permukaan. Seni rupa telah mencipta, seni rupa yang dihinggapi roh perempuan,” ujar Carla dalam peluncuran buku di Galeri Nasional, Selasa (26/2).

Buku ini berisi profil, perjalanan, konsep berkarya, dan capaian prestasi dari 21 perupa perempuan, di antaranya Andrita Yuniza Orbandi, Cecilia Patricia Untario, Dita Gambiro, Etza Meisyara, Fika Ria Santika, Irene Agrivina, Maharani Mancanagara, Natasha Tontey, hingga Octora, yang karyanya banyak berbicara mengenai identitas, frustrasi, kegetiran, kedukaan, hingga kritik.

Baginya, roh perempuan yang diperkuat dengan teknologi, penemuan sains yang mutahir, serta berpadu dengan sensivitas kreatif dapat menghasilkan karya spirit hari ini menjelang hari esok. (Wan/M-4)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya