Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BELAJAR lewat portal maupun aplikasi mata pelajaran kini sudah semakin akrab di kalangan anak sekolah Indonesia. Namun bagaimana dengan bidang lainnya, seperti keterampilan? Lalu dapatkah pula para pengajar dan instruktur di Tanah Air jika ingin lebih independen dan kreatif dalam menciptakan paket belajar?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang tampaknya bisa diakomodasi lewat Udemy. Sebuah portal sekaligus marketplace yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat.
Dalam portal tersebut kita dapat menemukan berbagai subjek pelajaran keterampilan. Diantaranya musik, desain, fotografi, kesehatan hingga bisnis.
Yang menarik, dalam portal itu juga tersedia fitur tutorial pemprograman yang membuat para pendidik dan pengajar untuk menciptakan paket belajar masing-masing yang kemudian bisa dipasarkan lewat portal itu. Baru-baru ini fitur tersebut semakin panggung bagi pendidik dan pengajar di Tanah Air karena sudah tersedia tutorial pemprograman dalam versi Bahasa Indonesia.
“Dengan berdiri sejak 2010, perlu adanya perkembangan di pasar pendidikan, kami berharap Udemy dengan fitur barunya ini dapat menjadi jawaban bagi semua kalangan yang ingin belajar tanpa batasan waktu dan tempat,” jelas Giri Suhardi, Market Manager Indonesia saat ditemui di JSC Hive Coworking Space Selasa, (5/2).
Selain itu, Udemy berharap dapat meningkatkan sumber daya manusia yang ada di Indonesia. Tidak hanya untuk para siswa tetapi juga instrukturnya.
Fitur baru dalam Bahasa Indonesia ini, juga diharapkan mampu menambah tenaga pengajar berkualitas di Indonesia untuk berkompetisi dalam menyajikan materi yang baik, menarik dan menyenangkan. “Untuk saat ini sudah ada sekitar 30 juta orang dari berbagai negara yang mengakses metode pelajaran yang berbayar maupun gratis dalam 50 bahasa berbeda dalam situs kami, silahkan yang ingin bergabung menjadi instruktur atau siswa karena sekarang tidak perlu bingung jika ingin belajar dengan fitur baru,” kata Giri.
Setiap instruktur yang akan bergabung terlebih dahulu akan ditanya apakah akan menyumbangkan ilmunya secara gratis atau berbayar. Semua disesuaikan dengan kesepakatan awal saat persetujuan selesai dibuat.
Udemy juga tidak memiliki kerjasama kontrak secara mengikat untuk para instrukturnya. Nantinya dari hasil kerjasama ini akan disuguhkan minimal 30 menit metode belajar dengan hasil audio visual minimal lima buah.
"Kami ingin Indonesia dapat terus berkembang dalam sektor pendidikan, sehingga selain meluncurkan fitur baru, di Jakarta akan ada studio pertama di Asia Tenggara milik Udemy, “ tegas Richard Qiu, Vice President Udemy. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved