Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBALUT rasa penasaran, Ainul Yaqin, 27, bersama rekannya Alfa, 27, memanfaatkan momen libur Hari Raya Nyepi untuk berburu perlengkapan hobi outdoor di Indonesia Outdoor Festival 2019 atau Indofest di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
Dua pemuda yang hobi naik gunung itu rela datang jauh-jauh dari Brebes, Jawa Tengah, untuk mendapatkan produk-produk berkelas yang ditawarkan berbagai merek ternama nasional dan internasional.
"Kebetulan tanggal merah, jadi kami siapkan waktu dan janjian untuk khusus datang ke pameran ini. Saya sudah nabung jauh-jauh hari untuk keperluan hobi ini," ujarnya Ainul saat ditemui di JCC, kemarin.
Adanya event outdoor tersebut, timpal Alfa, banyak produk yang bisa didapat dengan bujet yang kecil karena berbagai produk lokal maupun internasional rata-rata menawarkan diskon.
Setelah berjuang ekstra tenaga karena harus berjejal-jejalan dengan ribuan pengunjung lainnya, Ainul berhasil mendapatkan sleeping bag dengan harga Rp90 ribu. Menurutnya, itu lumayan murah karena seharusnya ia merogoh kocek sekitar Rp130 ribu untuk mendapatkan barang serupa di luar kegiatan pameran.
Mereka juga memembeli daypack, keril, dan kompor untuk kebutuhan pendakian. Lepas istrahat dan mengeringkan peluh sejenak di luar area pameran, mereka mengaku masih akan melanjutkan kegiatan berbelanja. "Mau cari tenda," tandas Ainul.
Sementara itu, Fahrudin dan Diega asal Bogor, Jawa Barat, mengaku lelah mereka terbayarkan setelah mendapatkan keril merek Consina dengan harga 'miring' Rp400 ribu. Produk itu, kata dia, biasanya dibanderol mentok di Rp700 ribu.
Pameran Indofest 2019 diikuti sejumlah brand lokal dan internasional dari The North Face, Deuter, Osprey, Nature Hike, Victorinox, Decathlon, Polygon, Consina, Eiger, Arei, Hike n Run, Boogie, Forester, Altitude Gear, Matador, NobeL, hingga Cozmeed.
Berani bersaing
Salah satu peserta pameran, Novendo Belladone, mengatakan pihaknya menawarkan berbagai macam perlengkapan olahraga outdoor buatan lokal merek NobeL. Soal kualitas, ia berani bersaing dengan brand-brand luar negeri. Setiap produknya selalu ditulis dengan 'Buatan Indonesia' untuk menunjukkan jati diri bangsa.
NobeL menawarkan produk ransel, silinder bag backpack, tas selam, hingga aksesori untuk keperluan hobi menyelam. Harga yang ditawarkan mulai Rp15 ribu hingga paling mahal Rp300 ribu. "Harga Rp300 ribu itu sudah tas yang paling bagus, kualitas bersaing dengan tas impor yang seharga Rp800 ribu," terangnya.
Cozmeed, brand lokal asal Solo, Jawa Tengah, yang juga berfokus di industri outdoor, menampilkan produk seperti footwear, aksesori, tas berbagai ukuran, hingga perlengkapan gunung. Harga berkisar dari Rp15 ribu hingga Rp800 ribu. Mereka menawarkan diskon 20% untuk di hari pertama pameran.
Didi dari Cozmeed mengatakan, selain untuk berjualan, pameran tersebut menjadi ajang untuk branding atau memperkenalkan produk-produk mereka ke masyarakat luas.
Tidak jauh dari stan Cozmeed, Hike n Run menawarkan harga spesial di hampir semua produk dengan diskon hingga 50%. Misalnya, tenda naturehike Bromo series berkapasitas empat orang dibanderol hanya Rp980 ribu dari harga sebenarnya Rp1,5 juta. Lainnya, produk sleeping reindeer mini dijual Rp1,6 juta dari harga sebelum diskon Rp2,1 juta.
Indofest resmi digelar sejak Kamis (7/3) di Hall B JCC Senayan hingga 10 Maret mendatang. Ribuan pengungjung rela mengantre tiket untuk memasuki pameran. Mereka berasal dari beragam latar belakang mulai keluarga, anak muda, hingga komunitas.
Tahun ini, Indofest hadir dengan mengangkat tema Outdoors for the better world yang berarti Indofest menyuarakan terus melakukan kebiasaan baik saat berkegiatan outdoor dan dalam kehidupan sehari-hari, serta selalu bersimpati dan empati dalam kehidupan sosial sekitar, terlebih lagi untuk lingkungan. (S-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved