Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Google Indonesia, Cek Fakta, rumahpemilu.org, dan Kok Bisa meluncurkan Pintar Memilih. Pintar Memilih adalah platform pendidikan pemilih berbasis web yang menyediakan informasi proses dan tahapan Pemilu 2019, yang dapta diakses secara gratis di http://pintarmemilih.id.
“Pintar Memilih menyediakan informasi Pemilu 2019 yang merupakan pemilu pertama dalam sejarah yang penyelenggaraan pemilihan presiden, DPR, DPRD, dan DPD dilakukan secara serentak di hari yang sama. Pintar Memilih hadir agar pemilih datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan bekal informasi memadai,” kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (22/2).
Saat ini, Pintar Memilih menyediakan informasi calon anggota legislatif (caleg) melalui fitur “Kenali Calon Wakil Rakyat.” Dengan memasukkan kota tempat tinggal pada kolom pencarian yang disediakan, pengguna akan langsung disuguhkan informasi caleg sesuai dengan daerah pemilihan (dapil) tempat alamat tersebut terdaftar.
Tinggal klik gambar caleg untuk mengetahui detail informasi. Seperti nama, partai, dapil, nomor urut, gelar akademis, nama lengkap, tempat lahir, usia, jenis kelamin, agama, status pernikahan, alamat, pendidikan, pekerjaan, status khusus (terpidana/mantan terpidana/bukan mantan terpidana), motivasi (berisi hal-hal yang melatarbelakangi calon untuk mengajukan diri sebagai bakal calon), dan target/sasaran (berisi contoh hal-hal yang akan dikerjakan ketika telah menjadi anggota DPR/DPRD Provinsi/DPRD Kab/Kota).
Selain informasi caleg, Pintar Memilih juga menyediakan informasi mengenai calon presiden dan wakil presiden serta partai peserta pemilu. Informasi capres & cawapres meliputi biodata, visi-misi, dan dana kampanye.
Sementara informasi partai meliputi nomor urut, akronim nama partai, alamat kantor, email, persentase keterwakilan perempuan, nama-nama pengurus harian, sosial media resmi, serta dana kampanye.
Pintar Memilih dilengkapi fitur “Q&A” bagi pengguna yang ingin bertanya tentang proses dan tahapan Pemilu 2019. Semua pertanyaan akan dijawab tim dengan informasi yang kredibel dan terverifikasi. Beberapa informasi penting yang sering ditanyakan pengguna ditampilkan dalam format video animasi yang disediakan Kok Bisa (kanal YouTube pembuat video bertema edukasi).
Tidak hanya itu, Pintar Memilih juga menyediakan fitur pengecekan fakta pemilu yang terhubung dengan cekfakta.com (sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang dibangun API Yudistira oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia dan media online yang tergabung di AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) serta didukung Google News Initiative dan Internews serta FirstDraft.
"Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Perludem, Bawaslu, KPU dan pihak lainnya dalam menampilkan informasi Pemilu 2019 di satu wadah kepada masyarakat. Melalui platform ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan pemahaman pemilih terkait Pemilu dan mengenalkan calon pemimpin bangsa untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019," Senior Analyst Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia, Ryan Rahardjo dalam siaran pers tersebut.
Pintar Memilih tengah mengembangkan fitur mengecek lokasi TPS. Fitur ini akan dilengkapi peta serta informasi kerawanan yang bersumber dari Indeks Kerawanan Pemilu 2019 milik Bawaslu. Seluruh data bersumber dari sistem informasi terverifikasi milik KPU dan Bawaslu. Perludem mengadaptasikan data itu menjadi format Application Programming Interface (API) dan tersedia di platform API Pemilu—inisiatif Perludem sejak 2014 yang menyediakan data-data pemilu dalam format data terbuka.
“Sekarang tidak lagi memilih kucing dalam karung. Karungnya sudah dibuka,” imbuh Ketua KPU, Arief Budiman.
Arief menambahkan inisiatif keterbukaan sudah dimulai KPU dengan membuka data proses dan tahapan pemilu melalui sistem informasi yang disiapkan KPU, salah satunya di infopemilu.kpu.go.id. (M-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved