Menulis dan Merawat Ingatan

(*/M-4)
16/2/2019 03:20
Menulis dan Merawat Ingatan
(Dok MI)

BERBICARA tentang makhluk hidup ialah bicara tentang sejarah manusia dan apa hubunganya dengan tulisan. Manusia sering kali menjadikan tulisan sebagai tempat menumpahkan keluh kesah dan pengalamannya.

Selain itu, tulisan juga digunakan untuk menambah literasi dan pengalaman kepada semua orang. Di Indonesia sendiri berdasarkan Journal and Country Rank sejak 1996-2017, berada pada ranking ke-52 dengan jumlah 75.220 publikasi Journal.

Posisi ini masih rendah jika dibandingkan dengan Singapura yang berada pada posisi ke-32 dengan 265.452 publikasi. Padahal, tulisan ialah salah satu aset yang sangat penting untuk melihat perkembangan suatu negara. Karena seberapa serius tulisan itu dibuat, terlihat juga seberapa serius negara itu dapat menunjukkan dirinya pada dunia.

Ahmad Faizin Karimi yang menyebut dirinya sebagai social inovator itu kemudian mengajak banyak orang untuk menulis cerita, puisi, artikel opini, menulis ajar, menulis catatan perjalanan atau hobi menulis lainnya hingga menjadi buku.

Dalam buku Wujudkan Tulisanmu Menjadi Buku ini, penulis juga berbagi tentang tips dan manfaat yang didapatkan membukukan tulisan.

Menulis menurutnya mempunyai banyak manfaat yang didapatkan, baik secara personal (manfaat individual), kelembagaan, maupun komunal (manfaat untuk orang banyak), mengembangkan wawasan dan membuat buku dapat menstabilkan emosi. Selain itu, membuat buku dapat mengembangkan diri, bertahan hidup atau dijadikan sebagai pekerjaan. (*/M-4)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya