Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBEDA dengan kopi kebanyakan yang berwarna hitam pekat. Kopi satu ini berwarna hijau bening. Rasanya sepintas mirip dengan teh, ketimbang kopi.
Ya kopi satu ini merupakan kopi hijau. Kopi ini menjadi andalan varian kopi yang dimiliki Kopi Ijen. Kopi ini berbeda karena tidak melalui proses sangrai dan bisa diminum langsung setelah diseduh air panas atau direbus.
Sang pemilik Aries Koentjoro,56, mengklaim kopi hijau mampu mengatasi sejumlah masalah kesehatan. Diantaranya menyetabilkan kolesterol, gula darah, dan tekanan darah. Aries pun tak segan membagikan contoh kopi hijau kepada pengunjung Festival Kopi Nusantara di Media Indonesia, pekan lalu.
Salah satunya Irene, 50, yang tertarik mencoba kopi hijau lantaran informasi kesehatan yang disampaikan Aries. Di usianya yang tidak muda lagi, Irene merasa membutuhkan kopi solusi untuk mengatasi masalah kesehatannya.
"Saya ingin mencoba kopi hijau agar tensi bisa stabil. Tadi saya juga coba mencari informasi di internet, di samping informasi kesehatan dari penjualnya"ujar Irene.
Rasa yang segar membuat Agus, 55, tertarik membeli kopi ini. Apalagi jika diminum dalam kondisi dingi. "Rasanya segar, kalau dingin lebih enak. Kabarnya juga bagus untuk kesehatan,"ujarnya.
Aries mengungkapkan kopi hijau yang dijualnya berjenis arabika. Kopi itu ia tanam di kebunnya di kawasan Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur pada ketinggian 1200-1400 meter dari permukaan laut (m dpl). Total luasan lahannya ada 10 hektare, tapi yang sudah produksi baru 6 hektare.
Kopi arabika mulai ditanamnya pada 2016, sekitar tiga bulan selepas ia mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan tempatnya bekerja. Modal awal bisnis kopi berasal dari pesangonnya sebesar Rp 400 juta. Pada 2017, ia melakukan panen perdana kopinya, sebanyak 250 kilogram (kg) untuk kopi hitam dan 43 kg untuk kopi hijau.
"Saya pilih bisnis kopi setelah mempelajari sejarah kopi di Indonesia, peluang bisnisnya cukup besar. Karena saya tinggal di Jakarta, kebun kopi di Bondowoso dikelola partner," ujar bapak satu anak ini.
Harga yang dipatok Aries untuk roasted bean kopi hitam Rp300ribu-Rp375ribu, sedangkan kopi hijau Rp150ribu per 100 gram. Melihat respon penjualannya yang cukup tinggi akan kopi hijau, akhirnya Aries memutuskan fokus pada produk itu.
Saat ini ada permintaan kopi hijau datang dari Yordania sebanyak 40 ton per tahun. Namun Aries belum yakin bisa memenuhi permintaan itu karena jumlah produksinya masih kurang. Ia sendiri pernah menjual ke Malaysia dan Amerika.
"Hingga saat ini memang belum balik modal. Tapi saya optimis karena usia tanaman kopi bisa bertahan hingga 30 tahun," ujarnya.
Ke depan, Aries ingin mengajak para petani di Bondowoso bergabung dengan koperasi yang dibentuknya agar bisa makmur bersama. Sayangnya impian itu tidak mudah terwujud karena banyak petani yang sudah tidak percaya pada koperasi. Saat ini sudah ada 90 orang petani yang bergabung. (M-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved