Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PUNYA resolusi terkait kesehatan dan kebugaran? Jika iya dan bahkan sudah membuktikannya di tahun lalu maka anda tampaknya cukup istimewa.
Sebab, penelitian Strava (situs dan aplikasi kebugaran) menghasilkan bahwa kebanyakan orang akan mengakhiri resolusi terkait kesehatan atau kebugaran bahkan sebelum bulan Januari usai. Tepatnya, 12 Januari adalah tanggal keramat bagi resolusi jenis itu.
Dilansir dari foxnews.com, dikatakan bahwa Strava telah menganalisis lebih dari 31,5 juta aktivitas global daring pada Januari tahun lalu. Dari situ, Strava menemukan tanggal ketika kebanyakan orang menyatakan kegagalan resolusi mereka.
"Berpegang teguh pada resolusi ialah hal yang sulit dan kita semua tahu ada banyak pembicaraan dan tekanan pada bulan Januari tentang keinginan untuk menjadi lebih bugar dan sehat," ungkap Gareth Mills dari Strava.
"Faktor kunci dari kesuksesan resolusi ialah motivasi. Kami menganalisis jutaan unggahan aktivitas mereka. Maka dari itu, kami dapat menentukan hari dimana motivasi anda cenderung goyah," lanjutnya.
Hasil penelitian Strava sejurus dengan penelitian yang dilakukan oleh Psikolog Klinis A. Luciani. Ia mengungkapkan hanya 8 persen orang yang dapat mencapai resolusi tahun baru mereka, sementara sekitar 80 persen gagal untuk mempertahankan resolusi tersebut. Sedangkan menurut jurnal sains The Personality and Social Psychology Bulletin, kebanyakan resolusi tahun baru memang berkaitan dengan kesehatan. Resolusi itu termasuk berolahraga lebih banyak dan memakan makanan sehat.
Para ahli mengungkapkan jika resolusi yang tidak realistis merupakan sebuah dorongan yang besar untuk kegagalan. Namun bukan berarti pula keberhasilan tidak akan dicapai. Beberapa ahli pun menyampaikan kiat agar resolusi kesehatan bisa terwujud.
Carly Moores, dosen di Flinders University dan juga ahli gizi mengungkapkan, jika tujuan anda adalah menurunkan berat badan atau memperbaiki gaya hidup, cobalah untuk tidak terlalu banyak melakukan perubahan sekaligus. "Mulailah dengan perubahan kecil dan teruslah melakukannnya atau anda bisa mencoba untuk mengatasi suatu perubahan dalam suatu waktu. Cobalah untuk menetapkan sendiri tujuan anda, renungkan kemajuan anda ke arah itu, akui bahwa sebuah perubahan dapat menjadi hal yang sulit, dan hasilnya tidak akan mungkin terjadi dalam semalam atau bahkan dua minggu pertama di tahun baru," ungkap Moores.
Sementara Dr. Marcelo Campos dari Harvard Medical School mengatakan bahwa menuliskan resolusi dapat membantu untuk mencapai resolusi tersebut. Cara itu akan membuat resolusi terasa seperti sebuah komitmen bagi diri sendiri.
Melalui sebuah postingan blog untuk Harvard Health, Dr. Campos memberi kiat lewat lima pertanyaan spesifik yang dapat anda beri pada diri sendiri sehingga dapat berpegang teguh pada resolusi tahun baru. Lima pertanyaan tersebut ialah; Mengapa anda ingin melakukan perubahan? apakah tujuan anda konkret dan terukur? apa rencana anda? Siapa yang dapat mendukung anda saat anda berupaya menuju perubahan?; dan bagaimana anda akan merayakan keberhasilan anda?
Dengan terus menanyakan pertanyaan tersebut ke diri sendiri maka anda diharapkan akan semakin jelas menemukan alasan resolusi sekaligus makin teguh menjaganya. Selamat mencoba. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved