Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TEPAT pukul 19.00 Wib, Rabu (26/12) malam, pertunjukan dibuka sekelompok orang yang menarik kereta dengan dominasi warna merah menyala dan kuning keemasan. Band pengiring memainkan musik berirama dinamis.
Lalu, sedikit atraksi dengan tali yang ditarik dari atas, berputar mengelilingi panggung dalam tenda berukuran besar. Sirkus bertajuk The Great 50 Show Oriental Circus Indonesia pun dimulai.
Atraksi pemanasan sudah membuat penonton menahan napas. Ditambah dentuman musik pengiring di sisi kiri panggung, jantung terasa ikut berdetak lebih kencang. Ratusan penonton yang rata-rata anak-anak bersama keluarga mereka bersorak girang.
Berikutnya, seorang pemuda dengan kostum seperti tentara Belanda zadul muncul dari sisi kiri panggung. Ia menyanyikan lagu berjudul It's a Celebration. Ialah Josh Kunze, Ring Master The Great 50 show.
Pertunjukan berlangsung selama sekitar dua jam. Menampilkan atraksi di atas sepeda, atraksi di atas kursi, lompat tali, berpadu permainan lampu dan berbagai teknologi, diiringi live band, dan tanpa sedikit pun melibatkan hewan sungguhan.
The Great 50 Show mengusung kisah nyata perjalanan sang pendiri Oriental Circus Indonesia yang digambarkan sebagai anak laki-laki bernama Noah. Kisah berawal ketika dalam kesehariannya sebagai pekerja serabutan di Shanghai, Noah jatuh cinta dengan kelompok sirkus nomaden. Ia pun memutuskan bergabung dengan sirkus tersebut.
Persoalan hidup yang digambarkan sebagai Tiger Invasion mendorong Noah untuk meninggalkan sirkus yang dicintainya itu dan pergi berlayar hingga ke Indonesia. Ia kemudian memulai hidup baru sebagai pedagang dan berkeluarga. Namun, mimpi akan sirkus masih ia simpan.
Seiring bertumbuhnya ketiga anak laki-laki Noah, ia melatih mereka berakrobatik dan akhirnya membentuk grup sirkus yang tampil menghibur masyarakat di alun-alun kota. Kesuksesan mereka menimbulkan riuh di seluruh kota dan akhirnya melahirkan Oriental Circus.
Namun, suatu hari, Noah mengalami mimpi buruk yang menghadapkannya dengan 'musuh' berwujud harimau. Ia menyadari dirinya mesti berdamai dengan sang harimau jika ingin mempertahankan apa yang ia bangun.
Cerita itulah yang merekatkan sejumlah atraksi pada The Great 50 Show. Di samping adanya jalan cerita, yang tak lazim pada pertunjukan sirkus di masa lampau, kali inipun tidak tampak seekor hewan pun terlibat. Sebaliknya, banyak nyanyian dan live band, juga teknologi multimedia yang memberi kesan modern.
Hans, Managing Director Ananta Harsa Group (AHG), penyelenggara The Great 50 Show, mengungkapkan, tidak digunakannya lagi hewan-hewan sirkus, membuat penonton lebih dapat merasakan ketegangan sekaligus terhibur karena jarak kursi dengan panggung yang lebih dekat. Penggunaan live band juga diharapkan mendatangkan dinamika atraksi yang lebih kuat.
Kendati mengusung konsep berbeda, OCI tetap mempertahankan penggunaan tenda dengan warna-warni khas untuk menghadirkan suasana pertunjukan sirkus di tengah kota. Pengunjung anak pun dapat mencoba beberapa permainan seperti acrobating studio serta mini trampolin di arena sirkus sebelum pertunjukan. Patutlah menjadi alternatif kegiatan bersama keluarga di musim liburan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved