Busana Rasa Liburan

Suryani Wandari
23/12/2018 04:45
Busana Rasa Liburan
(MI/RAMDANI)

Lewat koleksi Barli Asmara, Ria Miranda, dan duo desainer Surya Paulina-Ratna Katarina, pencinta mode Tanah Air disuguhkan busana liburan yang terinspirasi berbagai tempat di dunia.

BAHAN-BAHAN lace, siluet bohemian dan bertumpuk, serta frill di pinggiran gaun mendominasi koleksi terbaru Barli Asmara. Di sisi lain, koleksi itu tidak hanya romantis dan feminin, tapi juga memiliki unsur quirky dan edgy dengan padanan kemeja berlengan ala militer.

Bahkan, ada pula set busana dengan penggunaan bahan lace hanya sebagai blus yang kemudian dipadankan dengan celana palazzo dan luaran berkerah tanpa lengan. Dalam set busana itu, kesan feminin dipertahankan dengan palet warna putih dan salem lembut. Sementara itu, aksesori berupa tas yang berisi bunga-bungaan topi lebar mengingatkan pada suasana Eropa.

Nyatanya, Barli mengungkapkan jika koleksi itu terinspirasi dari liburannya ke Kota Paris, tepatnya ke Jardin des Tuileries, yakni taman tertua dan terbesar di kota kiblat mode itu.

Meski taman tersebut di bangun abad ke 16, Barli tidak menggunakan rok yang sangat melebar yang juga dikenal di zaman reinassance itu. Ia lebih memilih siluet longgar sederhana.

Barli menjelaskan jika koleksi bertajuk The Unstoppable You: Paris itu menyuarakan konsep pemberdayaan perempuan. "Saya ambil konsep empowering seorang perempuan yang menjadi pemimpin," kata desainer yang sudah lebih dari 16 tahun berkarya ini.

Maksud yang sama juga ia wujudkan dalam pemilihan palet warna. Ia memilih warna-warna feminin yang dipadukan dengan warna membumi untuk menunjukkan pesona asli perempuan.

Soeul dan Santorini

Inspirasi dari perjalanan liburan juga digunakan Ria Miranda untuk koleksi terbarunya. Desainer yang terkenal dengan busana muslimat ini mengambil ide dari jalan-jalannya ke Negeri Ginseng.

Dengan begitu, siluet busananya tidak jauh dari hanbok atau pakaian adat korea yang mengacu pada gaya Dinasti Joseon. Bahkan, detail otgoreum atau pita tampak pada bagian belakang dengan ukuran cukup besar di beberapa busananya. Jika bisanya hanbok Korea tampil dengan warna-warna cerah, Ria bermain dengan warna-warna pastel seperti hijau, krem, atau ungu yang warnanya tipis.

Selain hanbok, Ria tak melewatkan unsur lokal pada busana ala Korea itu, Ia tak segan memasukkan unsur motif Lombok karena terinspirasi dari busana sebelumnya yang menampilkan batik Indonesia untuk tampil di Fashion KODE Fall/Winter di Seoul, pada Maret. "Terinspirasi dari show di Korea beberapa waktu lalu, saya menampilkan busana Korea yang di mix dengan unsur Indonesianya," kata Ria.

Unsur lokal itu bisa dilihat dari outer yang dipasangkan di bawah pundak dengan tambahan ikat pinggang atau pada atasan bewrwarna cokelat yang ditambahkan pita di bagian perut sebelah kanannya.

Busana yang terinspirasi dari traveling pun diciptakan brand Paulina Katarina. Label dari duo desainer Surya Paulina dan Ratna Katarina ini membuat koleksi bertajuk Santorini Romance.

Beberapa busananya berupa gaun mini satu bahu, midi jumpsuit, gaun ketat, dan gaun maxi. "Warna-warna yang saya lihat memang cerah. ada warna oranye yang dari diambil dari bunga, biru cerah dari langitnya yang bersih, hingga bangunan-bangunan di sana," kata Ratna. Menurutnya, busananya kali ini cocok sekali dipakai untuk berlibur sambil menikmati alam yang indah. (M-1)

Download | Print | Kem





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya