Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH studi terbaru menemukan satu penyebab jerawat yang paling potensial, yang mungkin belum pernah terpikirkan sebelumnya, yaitu bentuk folikel rambut yang dipengaruhi secara genetik. Dengan pene-muan ini, peneliti berharap ada langkah positif dan pemahaman yang lebih baik tentang jerawat, sehingga dapat mengembangkan pengobatan yang lebih efektif.
Peneliti di Pusat Penelitian Biomedis Riset Institut Kesehatan Nasional, Inggris mengamati genetika hampir 27 ribu orang, termasuk 5.602 peserta yang berjerawat parah. Penelitian ini memilih varian genetik yang paling sering muncul pada peserta dengan jerawat.
Para peneliti menyimpulkan bentuk folikel rambut tertentu menghasilkan lingkungan folikel yang rentan terhadap kolonisasi bakteri yang tersumbat dan menyebabkan jerawat. Penelitian sebelumnya telah menetapkan pengaruh genetika pada kerentanan seseorang terhadap jerawat. Dan penelitian ini menjadi yang pertama untuk mengisolasi perkembangan folikel rambut sebagai penyebabnya.
"Ini mengejutkan ternyata banyak varian yang memengaruhi struktur dan fungsi dari folikel rambut," kata Michael Simpson, kepala dari Grup Pengobatan Genomik (Genomic Medicine Group) Universitas King, London.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved