Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Melihat ekspresi anak-anak yang antusias dan bersemangat dalam mendengarkan dongeng ialah kebahagiaan tersendiri baginya.
SOSOK yang satu ini sudah aktif mendongeng sejak 2010. Berawal dari tawaran mendongeng di sebuah stasiun radio swasta, Cut Mini Theo, 44, mengaku keterusan mendongeng.
Pemeran Bu Muslimah dalam film Laskar Pelangi itu mengatakan kecintaannya terhadap anak-anak menjadi alasannya mau mendongeng. Hal itu disebabkan melalui kegiatan membacakan buku cerita anak-anak, ia sadar dapat mendekatkan dirinya kepada anak-anak.
Selain itu, aktivitas mendongeng ialah salah satu hal yang tidak bisa tergantikan oleh gawai. Melalui kegiatan mendongeng para ibu bisa menanamkan nilai-nilai positif kepada anak dan juga membantu membangun imajinasi anak.
"Mendongeng itu harus dirutinkan untuk membangun kedekatan dengan anak. Terlebih di zaman serbagadget sekarang antara orangtua dan anak semakin jauh karena didekatkan oleh teknologi. Padahal, secara hubungan batin belum tentu mereka dekat," ungkap ibu dua anak itu di Jakarta, Kamis (13/12).
Karena itu, aktris Pemeran Utama Terbaik peraih Piala Citra Festival Film Indonesia 2016 itu mengaku sangat bersemangat ikut dalam Deklarasi Gerakan Ibu Bangsa Membaca yang diinisiasi Perpustakaan Nasional. Ia berharap para ibu modern yang membesarkan anak-anak di zaman milenial membudayakan mendongeng bersama anak.
Mendongeng bukan sekadar membacakan buku cerita, melainkan juga mencari bentuk ekspresi yang tepat agar anak-anak antusias mendengarkan.
"Para ibu harus perhatikan respons anak ketika mendongeng. Karena respons sekecil apa pun dapat menjadi penanda antusiasme anak dalam mendengarkan dongeng," sahut perempuan kelahiran Jakarta, 30 Desember 1973 itu.
Sebagai feedback, para ibu dapat memberikan respons kembali kepada anak untuk mengapresiasi mereka. "Anak jadi tidak sabar untuk mendengarkan dongeng karena reaksi yang diberikan, masukan yang diberikan didengarkan oleh ibunya," ungkap putri dari pasangan T Usman Abdullah dan Cut Dermawan itu.
Ia pun memaklumi jika akan ada banyak tantangan dalam membiasakan mendongeng bagi para ibu. Mulailah mendongeng dengan menceritakan cerita pendek. Tidak perlu memaksa diri atau anak untuk mendengarkan dongeng hingga selesai, yang penting rutin.
"Setiap membaca tidak usah terlalu lama, 5-10 menit saja. Atau membaca lima halaman buku saja. Yang perlu diingat adalah konsisten. Tidak boleh absen setiap malam harus mendongeng," terang pemeran Cik Memey dalam Red Cobex (2010) itu.
Tidak hanya ibu, anggota keluarga lain, seperti ayah atau anak tertua, dapat mendongeng untuk si kecil sebab mendongeng merupakan kegiatan universal yang bisa dilakukan oleh siapa saja.
Sensor motorik
Sepanjang pengalamannya, mendongeng dalam bentuk buku fisik lebih baik jika dibandingkan dengan membacakan buku dalam bentuk digital atau buku elektronik. Cut Mini mengungkapkan, penggunaan buku fisik dalam mendongeng akan menjadi kesempatan emas bagi anak untuk sejenak melepaskan diri dari gawai.
Sensor motorik anak dapat terbangun melalui buku-buku fisik dengan sentuhan gambar di permukaan kertas. Apalagi, saat ini sudah banyak buku cerita yang dilengkapi dengan gambar timbul.
"Saya sendiri lebih menyukai membaca skenario dalam bentuk kertas. Karena saya bisa coret-coret di situ. Sama halnya ketika mendongeng akan lebih seru mendongeng dengan buku fisik," kata pemain film Arisan (2003) itu. (H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved