Laninka Siamiyono, Make-up Titik Balik dalam Hidupnya

(M-4)
15/12/2018 07:40
Laninka Siamiyono, Make-up Titik Balik dalam Hidupnya
(MI/PIUS ERLANGGA)

LANINKA terlahir dengan sempurna dan tumbuh sebagai anak yang aktif juga ceria. Sampai akhirnya kejanggalan mulai muncul di usianya yang ke-13, Laninka jatuh sakit. Ia didiagnosis mengalami campak oleh dokter. Bermula dari kejadian tersebut, Laninka sering jatuh sakit dengan diagnosis yang berbeda.

Setelah itu, tubuh Laninka mulai merasakan gejala biduran dan gatal dan kembali didiagnosis tipes. Setelah kembali sembuh, perempuan yang kini aktif sebagai vlogger ini merasakan hal yang tidak beres pada persendiannya. Mengalami kesulitan jongkok hingga merasa kaku dan linu saat berjalan. Kembali di bawa ke dokter lalu didiagnosis kekurangan zat besi. Sampai akhirnya diagnosis terakhir sekaligus valid mengatakan bahwa Laninka terserang autoimun atau tipenya itu Rheumatoid arthritis atau rematik yang sangat kritis.

Perempuan yang baru menyelesaikan kejar paket C ini kini tengah disibukkan dengan kegiatan kampanyenya yang digagasnya bernama Lipstick untuk Difabel dan aktif sebagai beauty vlogger. Gerakan ini mendorong agar setiap perempuan disabilitas tetap percaya diri dengan dirinya sendiri dan bahwa makna cantik itu ialah ketika kita bisa nyaman dengan diri sendiri.

Untuk mencapai titik ini, bukanlah suatu hal yang mudah baginya. Ia pernah merasa sangat terpuruk selama 10 tahun atas kejadian yang menimpanya. Ia menjalani hari-hari tanpa arti dan makna. Sampai akhirnya gairah itu kembali bangkit saat ia mengenal make-up. Lewat sebuah eye-liner yang dibelinya dari rekannya sendiri, ia melihat sesuatu yang berbeda dalam dirinya. Semangat hidupnya pun tumbuh. Laninka mulai belajar make-up secara mandiri lewat tutorial di Youtube. Atas dorongan teman-temannya, ia pun membuat kanal di Youtube dengan nama The Wheelcair Girl.

"Saya ingin temen-temen disabilitas percaya diri dan bangga atas dirinya sendiri. Beauty has no standard. Ketika kita nyaman dengan diri sendiri, ya itu arti kecantikan yang sesungguhnya," tambahnya.

Untuk bisa membuat Youtube channel juga bukan suatu hal yang mudah baginya. Tepatnya baru 2 tahun lalu dia memberanikan diri atas dorongan teman-temannya yang ingin belajar make-up. Butuh satu tahun untuknya mengumpulkan kepercayaan diri. Karena saat melakukan make-up, Laninka harus menggunakan alat bantu seperti menggunakan tongkat pukul milik ayahnya untuk mempermudahnya karena tangan Laninka tidak bisa leluasa menjangkau seluruh bagian wajah.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya