Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TAWON memang agresif dan memiliki sengatan menyakitkan. Namun, racunnya tidaklah berbahaya bagi manusia. Racun itu bahkan dapat memusnahkan bakteri. Para ilmuwan baru-baru ini menemukan cara untuk mempertahankan bagian pembunuh bakteri itu sambil menyingkirkan bagian yang berbahaya bagi manusia.
Hasilnya ialah antibiotik baru yang potensial berdasarkan peptida dalam racun tawon yang membunuh bakteri tanpa merusak sel meskipun sejauh ini satu-satunya makhluk hidup yang diuji ialah tikus.
Dalam sebuah percobaan, tikus terinfeksi oleh bakteri resisten antibiotik yang disebut Pseudomonas aeruginosa, yang sangat berbahaya. Tim menguji beberapa peptida yang paling menjanjikan, dengan berbagai tingkat keberhasilan. Beberapa peptida memang dapat mengurangi tingkat infeksi. Namun, dengan dosis yang cukup tinggi, peptida benar-benar dapat membasmi P aeruginosa.
Ahli mikrobiologi dan imunologi Cesar de la Fuente-Nunez dari MIT mengatakan setelah empat hari, senyawa itu dapat sepenuhnya menghapus infeksi dan itu cukup mengejutkan. Akan tetapi, para ilmuwan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Mereka akan mencoba mencari tahu apakah tingkat kemanjuran peptida pada dosis yang lebih rendah (lebih aman) dapat dipertahankan?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved