Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LITTLE Chief ialah tokoh utama dari buku Little Chief Goes to Barbershop ciptaan Kak Tascha Liudmila, penulis yang juga presenter berita televisi. Buku yang dirilis Senin (19/11) ini menceritakan landak kecil yang memiliki rambut keras lebat dan panjang. Ia tampak tak semangat karena rambutnya ini mengganggunya, bahkan membuat kepalanya pusing.
“Hahaha ini waktunya memangkas rambutmu. Potong rambut bukan untuk orang dewasa saja,” kata Ayahnya. Sayangnya, belum sampai ke barbershop, dirinya merasa ketakutan. “Bagaimana jika
itu melukai kepalaku?” tanya anak landak itu.
Tapi ayahnya meyakinkan itu tidak akan melukai kepalanya, justru akan membuat rambutnya tampak rapi dan bersih. Buku ini kolaborasi Tascha dan suaminya, Kak Oky Andries.
Kak Oky merupakan founder dari chief company, perusahaan yang bergerak di bidang industri barber. Melalui buku ini, kak Tascha ingin mengubah persepsi cukur rambut yang kadang menakutkan bagi anak-anak. “Cukur rambut bisa jadi rutinitas yang menyenangkan apalagi bila dilakukan bersama anak,” kata kak Tascha.
Perjalanan ke tempat cukur, menikmati tempat cukur yang bersih dan wangi, proses cukur. Pascapotong rambut bisa membuat mood menjadi lebih bersemangat dan memberikan tampilan baru. Membaca buku ini sangat menyenangkan. Tidak hanya teks, buku setebal 36 halaman ini dipadukan dengan gambar ilustrasi yang lucu dan menggemaskan.
Waktu Bonding dengan Orangtua
Lalu, apa yang orangtua lakukan agar kamu tenang saat dicukur? Berdasarkan data dari Chief Company, 70% orangtua memilih jalan pintas dengan mengalihkan perhatian menggunakan gawai. Sayangnya, menurut psikolog anak, kak Elizabeth Santosa cara itu salah lo sobat. “Itu akan menghilangkan prosesnya, sebaiknya anak-anak mengetahui proses cukurnya agar ia tak ketakutan lagi,” kata kak Elizabeth.
Padahal, kita bisa berinteraksi dengan barberman. Kita bisa berbicara tentang potongan rambut yang cocok atau cara mencukurnya. Sebelum berangkat, kita juga bisa bermain role play cukur rambut dengan boneka lo sebelumnya. Ketakutan saat memotong rambut itu bisa terjadi karena anak tidak terbiasa dengan orang asing. Termasuk suasana barber shop. “Bisa memulai dengan berkunjung ke tempat cukur sehari sebelumnya hanya untuk mengetahui suasana dan alat apa yang dipakai,” kata kak Elizabeth.
Pomade
Guna menyempurnakan penampilan, barberman biasanya memoleskan pomade ke rambut. “Menurut kita, styling akhir itu mungkin 30% dari potong rambut. Karena kalau hanya dipotong tanpa di styling hasilnya tak akan maksimal,” kata Kak Oky. Namun, hati-hati juga nih sobat. Pomade itu sebenarnya buat laki-laki dewasa lo karena terbuat dari bahan yang bisa membuat anak-anak pusing.
Karena itu, Kak Oky bereksperimen dan mengenalkan pomade untuk anak-anak. Pomade ini menambahkan bahan air dan mengurangi minyak dan menambahkan almond oil. “Rambut anak kan terus bertumbuh, sehingga kami mengurangi sedikit bahan mengandung minyaknya dan diganti dengan minyal almond yang berguna juga untuk kesuburan rambut dan kulit kepala,” kata Kak Oky. (M-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved