Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANDA punya kenalan yang tampak selalu percaya diri, merasa cukup, dan optimis walaupun keadaannya sebetulnya tidak istimewa? Jika iya maka tidak usah heran, malah Anda pantas senang berkawan dengannya sebab ia memiliki ciri-ciri kepribadian yang sehat.
Karakter bangga diri, dalam arti yang positif, termasuk dalam ciri karakter untuk kepribadian sehat, menurut penelitian University of California Davis, America Serikat. Sebagaimana dilansir Science Daily baru-baru ini, tim peneliti menggali lebih detil tentang model "Lima besar" tipologi biologis yang diperkenalkan oleh psikolog besar dunia asal Jerman, Hans Eysenck.
Model kepribadian tersebut sudah dikenal sejak era pasca Perang Dunia II. Lima faktor utama kepribadian yang dikelompokkan dalam model itu adalah kemampuan menahan stress(neurotosisme), kenyamanan berinteraksi dengan orang lain (ekstravesi), keterbukaan terhadap hal baru, kemudahan bersepakat, dan kehati-hatian.
Peneliti mengkaji aspek-aspek dari lima faktor utama itu, yang kemudian dapat memperjelas perilaku-perilaku yang terkaitnya. Aspek-aspek itu sendiri didapatkan melalui survei terhadap ratusan psikolog profesional dan ratusan mahasiswa di Texas dan Michigan.
Hasilnya, seperti termuat dalam Jurnal Personality and Societal Psychology, orang dengan kepribadian sehat mengindikasikan diri dengan karakter percaya diri, optimis, dan punya pandangan jelas akan siapa serta bagaimana diri mereka. Meski percaya diri, karakter mereka berbeda dengan karakter narsistik yang bersifat eksploitatif terhadap diri sendiri.
Karakter yang sehat juga dicirikan dengan lebih tahan (tidak tergoda) akan sifat-sifat impulsif serta lebih mampu untuk menentukan fokus dalam hidup. Mereka yang berpribadi sehat juga mengidentifikasi diri dengan sifat tidak agreaif serta tidak antisosial.
Wiebke Bleidorn, Lektor Kepala di Departemen Psikolog di UC Davis yang juga kepala tim penelitian tersebut menilai jika hasil studio mereka dapat berguna sebagai perangkat pengujian untuk menentukan tingkat kesehatan kepribadian orang. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved