Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA ribuan lebih pasang mata bersorak riuh saat Tulus menaiki panggung berukuran besar di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Selasa (20/11). Tepat pukul 20.00, penyanyi solo pria itu unjuk suara lewat lagu berjudul Baru.
Penampilan Tulus itu mengawali konser tunggalnya yang bertajuk Monokrom, yang juga merupakan judul album ketiganya. Meski persiapan Tulus tergolong singkat, sekitar 1,5 bulan, penyanyi berusia 31 tahun ini berhasil memuaskan para penggemarnya yang sudah berdatangan sejak pukul 15.00.
Sesuai dengan namanya, pada konser tunggal ini Tulus banyak membawakan lagu dari album yang dirilisnya pada 2016 itu. Lagu-lagu seperti Manusia Kuat, Pamit, Cahaya, Langit Abu-Abu, dan Mahakarya dibawakannya dengan apik. Ada juga lagu-lagu terbaik dari dua album sebelumnya seperti Gajah, Sepatu, Teman Hidup, dan Labirin.
Bahkan, untuk memaksimalkan penampilannya ini, Tulus menggandeng sejumlah penyanyi ternama lainnya, seperti Petra Sihombing, Glorify, hingga penyanyi keroncong Waljinah.
Secara khusus, Tulus pun membawakan lagu Semusim yang dulu dinyanyikan Waljinah bersama mendiang Chrisye. Menariknya, meski lagu ini tergolong zadul, para penggemar Tulus hafal betul liriknya. Ia pun mengajak penonton untuk berdiri saat maestro keroncong ini membawakan lagu tersebut. Ini merupakan penghormatan kepada Waljinah yang tetap berkarya meski kini harus duduk di atas kursi roda.
Berbusana kebaya berselendang merah, penyanyi senior itu terbukti tidak kehilangan kharismanya dan mampu mengimbangi penampilan Tulus.
Pemilihan Bandung sebagai lokasi konser tunggal ketujuh Tulus tersebut bukan tanpa alasan. Kota Kembang ialah tempat ia mengawali perjalanan bermusiknya. Hampir semua lagu dan proses musikalisasinya diciptakan di Bandung yang menjadi rumah keduanya sejak mengenyam pendidikan di Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
"Karier bermusik saya banyak berawal dari Bandung. Jadi, banyak yang dikangenin dari Bandung. Ini seperti pulang ke rumah," ungkapnya. (BY/M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved