Mengenal Lebih dekat Relawan di Festival Relawan 2018

Fathurrozak
23/11/2018 08:30
Mengenal Lebih dekat Relawan di Festival Relawan 2018
(MI/Fathurrozak)

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, Festival Relawan akan berikan tiga penghargaan. Ketiganya ditujukan untuk organisasi terpilih, organisasi terbanyak melakukan kegiatan, dan penghargaan khusus untuk organisasi yang bergerak ketika terjadi musibah di Lombok dan Palu.

Festival ini sekaligus menjadi puncak rangkaian bulan relawan nasional pada Desember ini. Menurut Direktur Eksekutif Indorelawan Maritta C Rastuti, penetapan bulan relawan nasional ini belum resmi. Melainkan merujuk pada hari relawan internasional pada 5 Desember. Tanggal itu menjadi momentum pengingat musibah tsunami di Aceh, yang menjadi titik balik aksi kerelawanan di Indonesia melalui relawan palang merah, bertepatan juga dengan hari relawan PMI (26 Desember).

"Pada bulan relawan, akan ada banyak kelas lokakarya. Gagasan festival ini awalnya dari Tim Aksi Baik yang terdiri dari tiga inisiator Indorelawan, Campaign, dan Indonesia Future Leader (IFL) kemudian mengajak berbagai komunitas bergabung. Ini menjadi kegiatan apresiasi dan selebrasi kerelawanan, dari relawan untuk relawan," kata Maritta saat konferensi pers di Conclave, Jakarta Selatan, Kamis (22/11).

Beberapa tokoh yang akan hadir nantinya, di antaranya Najeela Shihab, Pangeran Siahaan, Faisal Basri, Cameo Project, Trivet Sembel, dan Morgan Oey.

Morgan Oey menjadi representatif Indorelawan mengungkapkan pentingnya anak muda yang tertarik pada dunia kerelawan. Sehingga anak muda yang tertarik kegiatan aksi sosial bisa datang ke festival yang berlangsung di Gandari City, Jakarta Selatan.

"Kalau belum sempat lakukan aksi baik, kenapa enggak datang aja, mungkin ada yang tertarik ke salah satu komunitas? Ini menjadi ruang  apresiasi untuk seluruh relawan yang sudah bekerja keras dalam satu tahun ini. Saya bangga jadi relawan," kata  Morgan yang kini tampil dengan gaya rambut pelontosnya.

Managing Director Indika Foundation Ayu Kartika Dewi, menyebutkan untuk menjadi tidak apatis dan mau peduli, anak muda perlu tahu terlebih dahulu hal yang membuatnya cinta dan marah. Indika Foundation merupakan organisasi yang berfokus pada isu keberagaman, toleransi, dan pembangunan karakter.

Terakhir, Maritta menambahkan, menjadi relawan merupakan suatu panggilan yang tidak bisa dijabarkan perasaannya. "Tapi, pertama seneng banget, ada di situ, belajar terus, dan manfaatnya adalah enggak cuma ketemu banyak teman, dari aksi kerelawanan kita bisa mengenal karakter orang, juga berpengaruh buat karier dan akademis kita. Hal sederhana bisa membuat kita lebih memaknai hidup," tutupnya. (M-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya