Mari Tulis Harapanmu

SURYANI WANDARI PUTRI
04/11/2018 00:00
Mari Tulis Harapanmu
(MI/seno)

TEMAN-teman pasti sudah sering melihat orang menggunakan plastik, kan? Sebagai kantong untuk membawa barang atau botol kemasan air minum. Ternyata semakin banyak teman menggunakan plastik, semakin banyak pula sampah plastik yang ada di bumi lo. Padahal, sampah plastik sangat sulit terurai.

Kantong plastik saja membutuhkan waktu 10 sampai 20 tahun untuk terurai, sedangkan botol plastik lebih lama lagi, yakni sekitar 450 tahun, begitu pun dengan sedotan plastik. Wah, ternyata lama sekali ya! Pernyataan dan kegelisahan itu diungkapkan Siti Juneeta Khairunnisa, kelas 5 SDII Al Abidin Surakarta, Solo, Jawa Tengah, dalam tulisannya berjudul Indonesia Bebas Sampah Plastik.

Dengan penjelasan yang terurai dan terstruktur hingga melibatkan data yang ia baca lewat buku pengetahuan favoritnya. Karya yang ditulis perempuan berhijab yang akrab dipanggil Nisa itu, menjadi juara pertama dalam Festival Penulis Cilik Sidu (FPCS), kompetisi menulis tahunan dari Sidu Buku Tulis dalam rangkaian dari gerakan nasional ‘Ayo Menulis Bersama Sidu’.

Menurut Head of Domestic Cultural Business Unit APP Sinar, Pak Santo Yuwana, program ini ditujukan untuk anak-anak kelas 4-6 sekolah dasar seluruh Indonesia guna meningkatkan kompetisi dan keterampilan melalui kebiasaan menulis, pada 2 Juli hingga 10 September. “Dengan mengangkat tema Harapanku untuk Indonesia di masa mendatang, para siswa ditantang merefl eksikan harapan mereka untuk Indonesia,” kata Pak Santo dalam bincang-bincang bersama para pemenang, pada Selasa (23/10) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pak Santo pun sangat senang melihat antusiasme anak-anak dalam berpartisipasi di FPCS tahun ini.

Pasalnya, jumlah karya tulis yang masuk tahun ini sebanyak 6.137 atau meningkat sekitar 151% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya lo. “Dari 6.137 karya tulis itu, terpilih tiga tulisan terbaik dan tujuh pemenang tulisan terfavorit,” lanjut Pak Santo. Tiga pemenang tulisan terbaik ini pun mendapatkan hadiah berupa pelatihan jurnalistik, tabungan pendidikan, hingga kesempatan mewawancarai jurnalis senior Kak Andi F Noya lo. Sobat Medi ingin bisa menulis juga seperti mereka? Yuk, cari tahu bareng Medi! (M-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya