Doa Drive Untuk Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Suryani Wandari Putri Pertiwi
30/10/2018 20:01
Doa Drive Untuk Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610
(MI/PERMANA)

INDONESIA baru saja berduka setelah mengalami gempa di Lombok, Palu dan Donggala, kini kita kembali berduka atas tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Senin (29/10) pagi yang terbang dari Jakarta dan sedianya menuju ke Pangkal Pinang.

Band Drive yang sedang disibukkan dengan promo single "Seakan di Surga" hasil remake lagu berjudul sama di tahun 2011 ini, mengaku sangat terkejut mendapat kabar duka ini. 

Pasalnya band yang kini digawangi tiga personelnya yakni Rizky Abdurahman (vokalis), Ilhamsyah Dygo Pratama (bassis) dan Saleh Budi Raharjo (gitaris) ini dalam 5-6 bulan terakhir telah menginjakan kaki ke Pangkal Pinang, provinsi Bangka Belitung sebanyak tiga kali. 

"Buat kita pekerja musik yang setiap minggunya menggunakan pesawat untuk menghibur di sebuah tempat tentu sangat terkejut. Apalagi kita sudah terbang ke Pangkal Pinang 3 kali dalam 6 bulan terakhir," kata Dygo, Selasa (30/10) di kantor Media Indonesia.

Mereka memang tak memungkiri kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, baik darat maupun udara. Kita sebagai pengguna rasanya hanya bisa berdoa. Namun yang disesalkan Rizky, vokalis yang baru digandeng Drive ini adalah ketika musibah diartikan sebagai takdir semata. 

Baginya sudah banyak kasus kecelakaan pesawat yang terjadi di Indonesia seperti ban pecah, gagal take off atau landing hingga terakhir jatuh pesawat di 2014 lalu. "Ini benar-benar harus diperhatikan karena kalau enggak salah pesaawat ini termasuk pesawat baru. Baru 8.000 jam terbang, ya berarti ada yang salah. Bukan hanya pada mesin, tapi faktor manusia," kata Rizky.

Keprihatinan Rizky pun bertambah kala semalam sebelumnya pesawat ini mengalami emergency landing dari Denpasar ke Jakarta dan dipaksakan terbang esok paginya. "Kecelakaan memang bisa di mana saja, tapi mudah-mudahan orang di Indonesia lebih milih keselamatan sih," lanjut Rizky.

Doa dan belasungkawa untuk keluarga korban pun mengalir dari band yang dibentuk sejak 2005 itu. Mereka berharap semua korban dapat ditemukan dengan cepat. "Mudah-muddahan keluarga diberi kesabaran, dan mudah-mudah semua yang diperlukan untuk bisa mendapatkan informasi tentang anggota keluarganya dapat diketahui secara cepat," pungkas Budi. (Wan/M-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya