Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APA yang terlintas dalam pikiran saat bicara tentang kungfu? Aksi bela diri tentunya. Tapi, kungfu ini tidak berhubungan tentang bela diri.
Kungfu di sini ialah kungfu cha yakni seni penyeduhan teh tradisional asal Tiongkok. Melalui seni menyeduh teh, sang penyaji bisa melakukan meditasi dan belajar berbincang dengan lawan bicaranya.
"Seni penyeduhan teh memiliki makna kesabaran, ketekunan, tata krama, santun, keindahan, ketenangan, serta harmonisasi dalam kehidupan. Minum teh juga tidak sekadar pelepas dahaga, akan tetapi juga menikmati aroma dan rasanya," jelas Sensei Suwarni dalam workshop kungfu cha di Kopi Oey, Jakarta, Senin (24/9). Sensei Suwarni Widjaja merupakan tea master asal Indonesia dengan sertifikasi internasional yang diakui Organisasi Teh di Tiongkok dan Jepang.
Dalam penyajian teh, ada sejumlah langkah yang harus dilalui untuk menikmati satu gelas teh. Tuangan pertama air ke teko hanya sebentar.
Air panas dituangkan ke poci, lalu ke teko adil (pot serve). Lalu dari teko adil air tersebut dituangkan ke sisi luar poci. Tujuan dari langkah ini ialah membersihkan poci dan membuat suhu dalam dan luar poci sama sehingga teh yang dihasilkan maksimal.
Setelah itu, daun teh baru dimasukkan ke poci. Penuangan daun teh menggunakan jepit bambu. "Tehnya jangan kena tangan, seperti kopi. Teh mudah terpengaruh sekelilingnya, jadi bila kena tangan akan memengaruhi rasa teh," ujar Sensei Suwarni yang juga pendiri Sing Ming Tea, kedai teh tradisional pertama di Indonesia.
Seusai teh dimasukkan, baru dituangkan air ke poci. Setelah itu air dituangkan ke teko adil, tapi bukan untuk diminum. Tapi, disiramkan kembali ke sisi luar poci. Langkah ini dilakukan untuk mencuci dan membangunkan daun teh.
Dituangkan ketiga, merupakan penyeduhan teh pertama. Saat menuangkan air, tidak di satu titik, tapi dibuat berputar sehingga panasnya merata.
Siang itu, Sensei Suwarni menyeduh pu erl atau teh hitam. Untuk teh ini proses penyeduhan dengan suhu air 100 derajat butuh 30 detik.
Teh yang sudah diseduh dituangkan ke dalam teko adil. Tentunya jangan lupa saat proses penuangan itu ada saringan mencegah daun teh masuk ke teko adil. Baru dituangkan ke gelas minum.
Minum
Ada dua cara untuk menikmati teh. Bila minum untuk tes rasa teh, diseruput yang mengeluarkan suara. Tujuannya memasukkan angin dan menonjolkan rasa teh. Adapun bila minum biasa bersama teman dan keluarga sebaiknya tanpa suara agar sopan.
Saat meminumnya jangan langsung diteguk, tapi didiamkan sesaat di dalam mulut dan dibiarkan meresap ke gusi dan sela gigi. Pasalnya, setiap seduhan teh memiliki rasa dan warna yang berbeda.
Seperti pu erl saat seduhan pertama akan terasa pahit di lidah. Namun, di seduhan kedua, rasa pahit itu semakin pekat dan memenuhi rongga mulut.
Perlakuan berbeda diterapkan saat menyeduh oolong. Setelah diseduh, teh dituangkan ke wen siang pei (gelas putih tinggi untuk mencium aroma teh). Baru dituangkan ke phin min pei (gelas untuk minum).
Seusai mencium aroma teh, Anda bisa mengosokkan wen siang pei ke dua telapak tangan. Kehangatan gelas akan membuka saraf di telapak tangan yang bagus untuk kesehatan.
Dengan tata cara penyeduhan teh yang tepat, teh akan terasa nikmat dan manfaatnya akan terasa di tubuh. Selamat menikmati. (M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved