Makin Menjamur, Bisnis Rental Baju Desainer

Suryani Wandari
17/9/2018 11:05
Makin Menjamur, Bisnis Rental Baju Desainer
(Dok Style Theory)

MAKIN banyaknya perempuan yang ingin bergaya dengan baju desainer tanpa menjadi boros telah menjadi ceruk bisnis menjanjikan. Ini bisa terlihat dari kian tumbuhnya bisnis penyewaan baju desainer.

Setelah nama-nama butik yang sudah cukup dikenal di bisnis tersebut, seperti the Dresscode, Belsbee dan Three W Dress, kini ada Style Theory yang semakin melejit. Hadir hingga Minggu (16/9) sebagai butik sementara (pop-up store) di Grand Indonesia, Style Theory, menyediakan pakaian desainer lokal maupun internasional.

Selanjutnya, seperti yang sudah dilakukan sejak November 2017, layanan mereka hadir melalui aplikasi yang bisa diunduh di googleplay dan appstore. Usaha yang didirikan oleh duo muda-mudi dari Tanah Air dan Singapura, Chris Halim dan Reana Lim, ini menyediakan lebih dari 5000 gaya busana. Koleksi tersebut diantaranya berlabel Karen Millen, Auguste Soesastro dan Major Minor.

"Jadi kita melihat kebutuhan cara berpakaian yang lebih cerdas, dan pada saat yang sama berbuat lebih baik untuk lingkungan," kata Chris Halim, founder Style Theory asal Indonesia, di Grand Indonesia.

Saat ini, Style Theory memiliki lebih dari 20 ribu pengguna terdaftar aktif di Indonesia sejak diluncurkan kembali pada bulan November 2017. Untuk pertama kali berlangganan, pengguna mendapatkan promo registrasi dari Rp990 ribu menjadi Rp590 ribu untuk bulan pertama melalui transfer bank maupun kartu kredit.

Untuk bulan selanjutnya, ada dua sistem penyewaan yang diterapkan. Yakni komitmen penyewaan selama tiga bulan dengan harga Rp890 ribu perbulan; atau penyewaan bulanan tanpa komitmen dengan harga Rp990 ribu perbulan.

Pengguna dapat menyewa 3 potong pakaian dalam satu kali peminjaman dan dapat menyimpan pakaian sewaan dalam periode berlangganan aktif, dapat pula kembali menukarnya berkali kali. Pengguna tak perlu khawatir dengan cucian bahkan tidak disarankan mencuci pakaian tersebut meskipun terdapat noda, sobek dan sebagainya. Style Theory bekerja sama dengan layanan laundry premium, Pressto untuk memastikan pakaian selalu disampaikan dalam kondisi terbaik.

Namun jika pakaian mendapat kerusakan parah, pihak Sytle Theory akan memperbaikinya dan harus dibeli oleh pengguna dengan harga kurang dari harga retail. (M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya