Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA orang perempuan berseragam merah putih itu terlihat memegang sapu lidi, tangan lainnya menumpahkan sampah yang berada di pengki ke tong sampah. Sementara itu, seorang laki-laki menyiram tanaman sambil tersenyum kepada mereka.
Di gambar yang dilukis Muhammad Yusuf Fadhil, siswa SDN Kutorejo, Jawa Timur ini tampak para karakter yang ia gambar sangat senang melakukan bersih-bersih halaman sekolah.
Gambar ini pun membuat ia memenangkan lomba menggambar pada acara Japfa for Kids Award 2018, pada Selasa (4/9) di Century Hotel Jakarta.
Rupanya kesadaran untuk hidup bersih ini pun sudah dirasakan dan dilakukan Fadhil dan teman-temannya dalam kehidupan nyata, apalagi sejak ikut program Japfa for Kids bertajuk Anak Indonesia Bersih dan Sehat. Selama enam bulan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, yang merupakan perusahaan agrobisnis yang memiliki produksi pakan ternak, pembibitan ayam, hingga produksi vaksin hewan ini membina sekolah-sekolah di lingkungan unit kerjanya, yakni Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.
"Anak-anak merupakan agen perubahan yang membawa peranan penting untuk masyarakat Indonesia, mengingat kegiatan ini menanamkan nilai kebersihan dan kesehatan bagi dirinya dan lingkungannya," kata Corporate Affairs Director PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Pak Rachmat Indrajaya.
Pak Rachmat pun mengungkapkan, Japfa memang berkomitmen untuk terus berkembang menuju kesejahteraan bersama dengan fokus pada lingkungan, kesehatan, pengembangan komunitas, serta pendidikan. Kegiatan ini pun telah berlangsung sejak 2008 ini telah memberikan binaan serupa bagi lebih dari 133.800 siswa, dari 750 sekolah di 78 kabupaten di 21 provinsi lo.
Program yang berlanjut dengan pemberian penghargaan bagi peserta terbaik pun diikuti 15. 278 siswa dari 63 sekolah dasar di Indonesia melalui berbagai lomba, yakni menggambar, mengarang, lomba duta makanan sehat, lomba anak sehat, hingga lomba duta lingkungan sehat.
Peduli sampah
Dari semua lomba yang diadakan, semuanya memang merujuk pada perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), hal ini dilakukan anak-anak agar tidak mudah terserang penyakit sehingga bisa tumbuh sehat dan cerdas. Nah, Sobat Medi mau juga dong? Para siswa dari berbagai sekolah ini telah menerapkan PHBS nih, salah satunya peduli sampah.
Menurut Azzam Kautsar Hakil, siswa SDN Harjowinangun Jawa Tengah, para siswa disekolahnya sudah tertib membuang sampah, bahkan setiap Jumat sebelum pelajaran berlangsung akan ada bersih-bersih selama 15 menit. "Kami membersihkan kolong meja, kelas, hingga halaman sekolah. Kami pastikan tidak ada sampah yang tertinggal. Kalau tidak, akan banyak nyamuk datang mengganggu kami belajar," kata Azzam.
Tak hanya itu, di beberapa sekolah telah menerapkan bank sampah. Biasanya botol plastik bekas minuman akan dikumpulkan untuk dijual kepada pengepul sehingga mendapatkan penghasilan yang bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah. Keren kan, Sobat?
Jajanan sehat
Menjadi duta atau orang yang diutus melakukan tugas khusus ini memang berat, tapi itu merupakan hal yang telah dibina dan telah menjadi kesadaran sendiri, tentu menjadi kesenangan sendiri, ya, Sobat. Seperti Azzam, Nazila Qotrin, dan Ahmad Ilham pun menjadi Duta Lingkungan Sehat nih, ia pun harus mampu memberikan contoh kepada teman-temannya. "PHBS itu banyak, kita harus cuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan gigi dan badan, hingga menjaga pola makan," kata Nazila dan Ilham.
Hal itu dilakukannya untuk memastikan makanan yang masuk ke tubuhnya ialah makanan bersih. Ya, jajan sembarangan tak jarang membuat mereka sakit, diare, dan lainnya nih.
Hal itu disebabkan kandungan dari makanan tidak sehat, bisa jadi ada pewarna buatan yang berbahaya bagi tubuh dan lainnya. "Kami bawa bekal dari rumah, makanan buatan ibu terjamin. Kita pun nyaris makan empat sehat lima sempurna," kata Nazila.
Kegelisahan Nazila terhadap makanan berbahaya ini pun turut didukung Japfa for Kids yang mencanangkan Warung Hidup, kantin sehat, dan ada pula penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) di sekolah-sekolah lo. Nantinya para siswa diberikan pelatihan mengenai jenis tanaman yang sehat untuk dikonsumsi, cara penanaman, serta perawatan tanaman.
Wah, makin sehat dan bergizi kan? Sobat Medi pun jangan lupa lakukan PHBS yang benar ya! (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved