Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVEL fiksi Aroma Karsa karangan novelis Dewi Lestari terpilih menjadi Book of The Year tahun ini. Apresiasi itu diberikan Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) saat pembukaan pameran Indonesia International Book Fair (IIBF) 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (12/9).
Dewi sangat gembira atas apresiasi ini. Menurutnya kesuksesan Aroma Karsa terbitan Bentang Pustaka ini tak lepas dari peran pembaca dan toko buku daring maupun offline.
"Aroma Karsa dianugerahi Book of the Year 2018. Penghargaan dari Ikapi ini tidak hanya menilai konten, tapi juga penerimaan pembaca," cuit Dewi saat membagikan kabar gembira itu lewat akun Twitter dan Instagramnya.
Butuh dua tahun bagi Dewi Lestari, atau akrab dengan nama pena Dee, untuk merampungkan anak ke-12-nya ini, Aroma Karsa. Setelah karya terakhir seri Supernova, Intelegensi Embun Pagi, kini Dee mencoba menarasikan tema fiksinya melalui eksplorasi indra penciuman dan aroma.
Ketertarikan Dee pada aroma bisa ditelusuri pada karya sebelumnya, Madre. Untuk Aroma Karsa, usaha Dee tidak main-main. Ia melakukan riset ke TPA Bantar Gebang, Gunung Lawu, mengikuti kursus peracikan parfum di Singapura, hingga mencium muntahan ikan paus.
Baginya, bau menyimpan lebih dari sekadar bau. Bila kita mengendus suatu bau, bisa jadi kita teringat akan suatu momen, atau seseorang, atau apa pun yang melekatkan kita pada suatu ingatan lewat bau itu. Melalui tokoh Jati Wesi, dan Raras Prayagung, Dee membagi novel setebal 700 halaman ini ke dalam 61 bab. Sebuah novel tebal, tadinya ia menargetkan hanya berkisar pada 85 ribu kata, tetapi rupanya mencapai lebih dari 100 ribu kata, yang bisa digolongkan novel epik. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved