Sambal-Sambal Unik Nan Menggoda

Rizky Noor Alam
12/9/2018 10:05
Sambal-Sambal Unik Nan Menggoda
Ilustrasi sambal matah.(MI/Taufan)

INDONESIA memiliki beragam kuliner, termasuk sambal. Bahkan, sudah menjadi salah satu keharusan untuk menikmati makanan dengan sambalnya. Jika bersantap tanpa sensasi pedas dari aneka sambal favorit, makanan pun terasa hambar.

Executive Sous Chef JW Marriott Hotel Jakarta, Heri Purnama menjelaskan, ada puluhan sambal unik dari Sabang sampai Merauke yang bisa dicicipi. Salah satunya sambal rembiga dari Lombok dan sambal bagimeleng dari Sumbawa. Keduanya berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Jadi, setiap daerah itu punya masing-masing sambal khusus. Kalau di Bali ada sambal embe, sambal matah, sambal seletabia, kalau ke Sulawesi ada sambal dabu-dabu dan rica-rica," ungkap Heri kepada Media Indonesia saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/9).

Jika Anda sudah terbiasa dengan sambal matah maka wajib pula mencoba sambal embe, jenis lain sambal yang berasal dari pulau Dewata, Bali. Sambal embe terbuat dari bahan-bahan seperti bawang merah dan bawang putih (iris tipis), cabai rawit, garam, air jeruk limo, dan minyak goreng.

Jika sambal matah bahan yang digunakan mentah, berbeda dengan sambal embe, bawang-bawang dan cabai tersebut wajib digoreng terlebih dahulu hingga setengah matang atau bahkan kering sesuai selera. Cabai rawit yang sudah digoreng lalu dihaluskan dan dicampur dengan bawang goreng lalu diaduk dengan diberi garam dan air jeruk limo sesuai selera.

Sambal embe biasanya cocok disantap dengan seporsi nasi hangat, ikan goreng, dan cah kangkung. Sambal matah yang bercita rasa pedas namun segar tersebut memang selalu menggugah selera dan biasanya pas dinikmati dengan bebek goreng dan nasi hangat.

Bahan dan cara membuatnya sendiri tergolong mudah dan sederhana hanya irisan cabai rawit merah, irisan bawang merah, batang sereh yang sudah diiris, dan daun jeruk yang diiris tipis. Semua bahan tersebut diaduk rata dengan air perasa jeruk nipis, beri sedikit minyak kelapa dan garam, maka sambal matah pun siap disantap.

Tidak hanya itu, bagi pecinta rasa pedas khas Sulawesi sambal dabu-dabu dan rica-rica juga dapat dibuat dengan mudah di rumah. Sambal dabu-dabu terbuat dari cabe rawit merah, cabe rawit hijau, bawang merah, tomat merah dan tomat hijau. Iris semua cabai dan bawang, serta tomat dipotong dadu. Untuk bawangnya diberi air jeruk nipis terlebih dahulu lalu diamkan sebentar. Setelah itu aduk rata semua bahan-bahan tersebut dan beri garam dan gula secukupnya.

Untuk sambal rica-rica, pembuatannya pun tergolong mudah, yaitu cabai merah, cabai rawit merah serta bawang merah diulek bersama hingga teksturnya hancur kasar. Setelah itu digoreng dan diberi bawang putih cincang, jahe cincang, batang sereh geprek, dan daun jeruk hingga harum. Setelah agak layu beri perasan jeruk nipis dan daun kemangi hingga matang lalu diangkat. Sambal rica-rica tersebut biasanya juga digunakan untuk bahan dasar untuk membuat menu masakan seperti ayam rica-rica, bebek rica-rica, dan lain sebagainya. Selamat mencoba! (M-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zubaedah Hanum
Berita Lainnya