Kreasi Kanton Modern

RIZKY NOOR ALAM
26/8/2018 00:00
Kreasi Kanton Modern
()

DOMINASI merah keemasan menyambut kehadiran Media Indonesia saat bertandang ke Pearl Chinese Restaurant di Hotel JW Marriott Jakarta. Beragam masakan khas ‘Negeri Tirai Bambu’ bernuansa Kanton modern siap dihidangkan bagi pencinta chinesse food. Hidangan pertama yang dicicipi ialah combination barbeque platter.

Menu ini menyajikan 4 macam makanan dalam 1 piring dengan cita rasa yang berbeda. Pertama, ada roasted duck yang merupakan potongan daging bebek panggang yang gurih dan lembut dengan kulit yang renyah. Lalu ada char siu chicken yang lembut dan gurih. Ada pula beef shank yang disajikan dingin, dengan citarasa gurih dengan bumbu yang meresap dan daging yang lembut, serta ada ubur-ubur yang disajikan seperti salad, dengan tekstur yang kenyal dan menyegarkan.

Hidangan kedua bernama hand made mango prawn ball ini terbilang unik. Makanan ini merupakan bakso yang terbuat dari udang dengan isi potongan mangga. Disajikan dengan sangat cantik dan menggugah selera dengan buah markisa dan plum sauce. Rasanya manis dan gurih, bagian luarnya renyah sehingga memadukan citarasa sendiri saat dikunyah. Berikutnya ada water king prawn with egg noodle. Tampilannya mirip ifu mie yang digoreng kering yang dipadukan dengan kuah kental, beserta udang sungai yang berukuran cukup besar dan telur udang.

Tekstur minya renyah dan lembut saat tercampur dengan kuah kentalnya. Rasanya gurih dan asin, untuk udangnya bertekstur lembut dengan rasa asli daging udang yang masih terasa, yaitu gurih dan sedikit manis. “Telur udangnya ini sangat wangi dan segar sehingga memperkaya citarasa dan tidak perlu banyak bumbu-bumbu lagi,” jelas Executive Chinese Chef JW Marriott Jakarta, Ken Choy, kepada Media Indonesia, Rabu (25/7).

Inovatif
Chef Ken Choy pun hadirkan hidangan inovasinya bernama foie gras peking duck with pearl rice. Tampilannya mirip dengan sushi, tapi menggunakan daging bebek peking di bagian atasnya. Sementara itu, nasinya menggunakan nasi sushi dengan mustard sauce dan potongan mentimun, serta tidak lupa potongan foie gras (hati angsa). Saat dicoba, rasanya memang memiliki karakter khas yang kuat, daging bebek pekingnya lembut dengan kulitnya yang renyah. Selain itu, foie gras-nya bertekstur lembut dengan rasa yang khas. Nasinya legit, sungguh perpaduan rasa yang unik dan membuat ketagihan. “Saya memang ingin memberikan sentuhan yang tidak biasa agar tamu tidak bosan saat makan,” imbuh chef Ken.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya