Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUANGAN besar itu terisi puluhan orang, mereka duduk dengan rapi membentuk lingkaran yang memungkinkan pandangan semua orang tertuju pada pengajar di hadapannya yang membawa lap pel. Ya, bukan pelajaran matematika, bahasa Inggris, atau sains yang mereka pelajari, melainkan cara mengoperasikan alat kebersihan.
Mereka merupakan calon petugas kebersihan yang sedang mengikuti pelatihan di kantor ISS Indonesia, sebuah penyedia layanan fasilitas terpadu di Tangerang, Banten. Sebelum nantinya mengemban tugas mulia untuk membersihkan fasilitas publik, seperti kantor, stadion, mal, hingga bandara. Para pendaftar dari berbagai daerah ini dilatih banyak hal, mulai cara mengoperasikan alat kebersihan, menjaga kebersihan diri, hingga bersikap pada sekitarnya.
“Bagaimanapun mereka akan menjadi bagian dari perusahaan yang mereka tempati, mereka akan dinilai orang lain, jika citranya buruk tentu mengecewakan perusahaan itu,” kata Head of ISS Corp University, Mira Pramita, saat mengajak Medi berkeliling di kantornya, pada Rabu (1/8). Ya sobat, tugas para kakak itu rupanya bukan sekadar membersihkan. Mau tahu, ikuti Medi, yuk!
Meneladani Jepang
Sobat, kalian tentu masih ingat dengan kejadian di Piala Dunia beberapa waktu lalu, Jepang menjadi sorotan dunia karena pemain, pelatih, dan kru lainnya ramai-ramai membersihkan ruang ganti pakaian. Bahkan, mereka meninggalkan catatan terima kasih di tengah ruangan. Begitu pula para pendukungnya, mereka meninggalkan bangku penonton di stadion dengan bersih tanpa sampah, meskipun tim kesayangannya harus pulang cepat karena kalah.
Namun, keadaan ini berbanding terbalik dengan Indonesia. Pendukung salah satu tim sepak bola mengamuk dan merusak Stadion Jakabaring, Palembang karena tim kesayangannya kalah. Bahkan, bangku penonton pun dilepas dan dilemparkan ke lintasan atletik.
Padahal, Stadion Jakabaring baru selesai direnovasi agar bisa digunakan dalam perhelatan olahraga Asian Games 2018, pada 18 Agustus mendatang. Namun, tahukah sobat, perilaku tersebut mencerminkan kehormatan dan keunggulan sebuah bangsa, lo. Tidak mau kan, Indonesia di cap sebagai negara yang anarkistis saat mendukung tim kesayangan?
“Saya percaya, Indonesia bisa setara dengan negara lain dalam hal perilaku. Warga Indonesia telah dikenal sebagai warga paling ramah dan santun, tapi tidak tahu mengapa itu terjadi. Maka dari itu, kita harus mengedukasi masyarakat,” kata President Director and Chief Executive Offi cer ISS Indonesia, Pak Elisa Lumbantoruan.
Ada sanksinya, lo!
Pak Elisa menuturkan, orang yang melakukan perusakan fasilitas publik bisa saja diberikan sanksi, baik berupa hukuman penjara maupun denda, hal ini pun telah diatur undangundang, lo. Namun, ranah hukum berada di bawah ranah etika. Hukum hanya diberikan
kepada orang yang melanggar agar perilakunya tak menyimpang, tapi etika sudah melekat pada dirinya.
Alasan ini juga membuat ISS menggembleng karyawannya tentang etika. “Petugas yang tersenyum, akan berbeda antara yang alami dan yang dipaksakan. Kami harus berlatih senyum tulus agar orang lain pun nyaman,” kata Pak Elisa.
Hargai petugas kebersihan
Tak hanya itu, untuk mengedukasi masyarakat, menurut Pak Elisa, tak perlu adanya tulisan seperti Dilarang Buang Sampah Sembarangan atau sejenisnya, tapi cukup memberikan teladan yang bisa membuat warga sadar atau malu membuang sampah sembarangan.
Saat menonton di Stadion, misalnya, petugas kebersihan akan menyebar ke beberapa tempat untuk menyapu dan memungut sampah.
Hal ini akan membuat penonton malu untuk membuang sampah sembarangan. “Mereka yang bisa menonton di situ bisa dibilang berasa dari keluarga dengan tingkat ekonomi dan pendidikan tinggi. Masa tidak malu dengan orang yang bekerja keras membersihkannya,” tutup Pak Elisa. Perilaku itu pun rupanya bisa menular, lo, sobat. Kini orang-orang lebih sadar membuang sampah di tempatnya atau membersihkan tempat cuci tangan dengan tisu bekas mengeringkan tangannya di mal. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved