Ingin Ikut Tren Alis Tipis Rihanna? Simak Saran Make-up Artist Ini

Bintang Krisanti
03/8/2018 08:15
Ingin Ikut Tren Alis Tipis Rihanna? Simak Saran Make-up Artist Ini
Rihanna di sampul majalah Vogue Inggris edisi September 2018(vogue.co.uk)

JAKET ekstra besar dan sepatu hak tinggi yang dikenakan dengan kaos kaki adalah dua dari banyak tren yang dimulai Rihanna. Punya kepercayaan diri yang besar dan, tentu saja, wajah cantik plus postur menarik membuat yang dikenakannya jadi tampak pantas saja.  

Maka ketika Rihanna tampil dengan alis super tipis atau disebut mikro alis (micro eyebrows) di sampul majalah Vogue Inggris edisi September 2018, tren baru tampak siap dimulai. Bentuk alis penyanyi asal Barbados itu pun segera jadi perbincangan. Penggemar Rihanna maupun pengamat kecantikan terbelah. Ada penggemar yang mengaku meski menuruti Rihanna menghapus Snapchat, ia tidak akan membuat alisnya jadi tipis. Sementara Rosie Green, Direktur Kecantikan Woman & Home, menilai jika alis baru Riri sangat segar. "Saya pikir akan ada perubahan setelah ini, gaya alis yang digambar tebal akan mulai pudar," katanya seperti dilansir BBC.com. Alis tebal ala supermodel Cara Delevingne memang tren beberapa tahun ini.

Jika alis tipis memang tren maka sesungguhnya merupakan roda yang berputar. Alis ini sudah muncul sejak 1920'an dan kemudian timbul dan tenggelam hingga 1990'an. Berikut tren alis dari masa ke masa:


-1920: Clara Bow

Bintang film asal Amerika Serikat ini mengukir alisnya dengan bentuk lengkuangan tipis yang tinggi lalu turun di ujungnya.

 

-1930: Marlene Dietrich
Bintang Maroko yang besar dengan alis tipisnya, diketahui mencukur alis milikinya kemudian menggambarnya seperti sepasang kurva yang berlebih. Hal tersebut dilakukan juga oleh Jean Harlow dan Billie Holiday.

 

-1950: Marlyn Monroe
Alis terlihat alami dengan lengkungannya dan disikat agar lengkungannya lebih terlihat alus.

 

-1960: Mia Farrow
Alis tipisnya lebih alami pada akhir tahun 60-an. Twiggy, Diana Ross, dan Farrow yang memperkenalkan alis pendek, rapih, dan bersahaja yang menjadikan mata sebagai titik fokus kecantikan.

 

-1980; Brooke Shilds
Brooke memperkenalkan alis tebal dan alami. Pada tahun ini gaya alis makin alami dan alis tebal menjadi standar kecantikan baru.

 

-1990-2000; Kate Moss dan Christina Aguilera
Alis tipis kembali muncul di era 1990 namun tidak setipis di era Clara Bow maupun Marlene Dietrich. Alis tipis yang tetap alami diadopsi supermodel Kate Moss. Namun gaya alis itu kemudian makin tipis seperti yang dipilih Christina Aguilera dan menjadi trend di era milenium itu.

 

Sikat dengan Maskara Kering

Ethel Lee, penata rias (make-up artist) profesional dalam negri menilai alis memang memiliki tren tersendiri karena perannya yang penting bagi tampilan wajah. "Peran alis dalam riasan sangat penting, sampai ada beberapa kuotasi yang mengatakan Never Underestimate The Power Of An Eyebrow," tutur perempuan lulusan sekolah rias Martha Tilaar yang juga memiliki sertifikat penata rias nasional dan internasional ini kepada Media Indonesia, Kamis (2/8/2018).

Ethel juga terbuka akan tren alis yang ada, termasuk tren alis tipis. Meski begitu perempuan bernama lengkap Ethel Paulina menekankan akan pentingnya kesesuaian tren itu dengan bentuk wajah dan umur. "Pemakaian alis yang salah, amat sangat berpengaruh dengan hasil riasan makeup. Jadi yang harus di perhatikan dalam membuat alis yang natural adalah bentuk dan ketebalannya yang pastinya akan sangat berpengaruh pada riasan wajah. Sesuai kan dengan usia kita. Sesuaikan dengan bentuk mata dan wajah kita," tambahnya.

Untuk menerapkan tren alis tipis dengan natural, Ethel menyarankan tidak mencukur alis. Kesan tipis cukup dibuat dengan trik menggunakan maskara.
"Saya makeup artist yang gak suka dengan cukur mencukur alis, saya lebih suka yang natural, cara nya bisa di sikat aja dengan maskara yg sudah hampir kering sesuai bentuk alis kita. Tetapi sesuai dengan taste masing-masinglah." tandas perempuan yang pernah merias wajah Menteri Kesehatan Indonesia Nila F. Moeloek. (The Guardian/*/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya