Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG olahraga terbesar di Asia tinggal di depan mata. Banyak cara yang bisa dilakukan dalam memberikan dukungan bagi para altet Indonesia. Seperti yang dilakukan Jayakarta Symphony Orchestra (JSO). Sebuah konser musik bertema Pejuang, Selamat Bertanding akan digelar JSO Minggu 12 Agustus 2018 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.
Sejumlah pihak pun dilibatkan dalam konser ini. Di antaranya Purwacaraka, Nathania Karina, pianis Aditya P Stiadi, dan Gevorg Sargsyan. Sang pendiri Yayasan Jayakarta Nada Persada dedi Sjahrir Panigoro mengatakan konser ini akan unik karena melibatkan tiga konduktor, Purwacaraka, Nathania, dan Gevorg.
"Nanti konser ini akan menampilkan kolaborasi yang unik dari tiga konduktor, nanti juga ada aditya pianis muda berbakat yang mengisi dalam konser ini," ungkap Dedi dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (24/7).
Sejumlah musisi dilibatkan pula guna mengobarkan semangat bertanding para atlet. Di antaranya Dira Sugandi, Giring Ganesha, dan Sri Hanuraga (Aga). Tentunya akan lebih seru dengan kehadiran sejumlah atlet. "Kita sudah undang mantan atlet Indonesia seperti Rudi Hartono, Ellyas Pical, dan lain-lain, tapi yang konfirmasi baru Ellyas Pical," kata Dedi.
Konser Gelanggang Indonesia ini, kata Dedi diyakini menjadi wadah pemersatu hati dan semangat bangsa melalui musik. Pernyataan itu pun diamini oleh Nathania yang menjabat sebagai Direktur Musik Yayasan Jakarta Nada Persada. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya, Konser Gelanggang Indonesia adalah bentuk apresiasi kami para musisi untuk para pahlawan olahraga," ucap perempuan yang akrab disapa Nia.
Konser ini pun diharapkan Nia bisa menjadi penyemangat para pemuda untuk berprestasi. Sehingga terjadi generasi dan memberikan kesempatan pemuda bertalenta maju.
Tidak semata memberikan semangat kepada para atlet, hasil penjualan tiket akan dikumpulan dan disumbangkan kepada Ellyas Pical. Juara dunia bidang olahraga tinju itu dinilai telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
"Nanti hasil penjualan tiketnya kita mau memberikan apresiasi kepada Ellyas Pical. Kenapa? karena ia sedang dalam keadaan ekonomi yang sulit. Untuk Atlit lain kita lagi cari informasinya. Sementara Ellyas dulu," ungkap Dedi. (*/M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved