Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIKI kiprah panjang di bidang jurnalis foto tidak membuat Hariyanto Boejl melupakan bakat di bidang lain. Kemarin, ia menunjukkan kemampuannya sebagai penulis lirik dan ,tentu saja, penyanyi lewat album perdana bertajuk Kontempelasi.
Diluncurkan di Amigos, Kemang, Jakarta, Selasa (24/7/2018), mini album tersebut berisi tiga lagu: Kontempelasi, Introspeksi dan Negeri Pelangi. "Pendekatannya hampir sama, yaitu menyentuh hati. Saya ingin menyentuh hati pendengar seperti menyentuh hati orang yang melihat karya foto saya," tutur pria yang 13 tahun belakangan berkarya bersama Media Indonesia.
Hariyanto yang selama ini menunjukkan kemampuannya dalam bernyanyi lewat panggung acara komunitas, mengaku banyak berdiskusi dengan para musisi maupun rekan seprofesi untuk menulis lirik. "Di awal memang ketika menulis lirik saya tergagap-gagap, namun saya punya banyak kawan yang bisa diajak tukar pikiran. Ada proses diskusi dengan musisi, penyanyi dan rekan seprofesi. Kalau tidak seperti itu akan salah langkah," ujar Hariyanto yang menggandeng Yusri Amri sebagai pengaransemen lagu.
Dari berbagai proses diskusi itulah pria asal Lamongan, Jawa Timur ini bisa menuangkan kisah perjalanannya hingga perenungan soal idealisme profesi dan keberagaman di Tanah Air dalam tiga lagu itu. Kekagumannya pada sosok W.S. Rendra pun tercermin dalam lirik yang puitis.
Proses kreatif Hariyanto juga dipuji Yusri Amri. Ia mengaku tidak menemui kesulitan dalam penggarapan mini album yang bisa dinikmati melalui Spotify itu. (M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved