Tren Wisata Musim Semi 2026: Jepang Favorit dan Munculnya Discovery-Driven Travel

Basuki Eka Purnama
07/4/2026 20:27
Tren Wisata Musim Semi 2026: Jepang Favorit dan Munculnya Discovery-Driven Travel
Ilustrasi(MI/HO)

PLATFORM pemesanan aktivitas dan pengalaman terkemuka di Asia Pasifik, Klook, resmi meluncurkan Spring Readiness Index (Indeks Kesiapan Musim Semi). Riset ini memberikan gambaran mendalam mengenai kesiapan dan preferensi wisatawan dalam menyambut periode puncak perjalanan musim semi tahun 2026.

Berdasarkan survei terhadap 900 wisatawan di sembilan pasar utama Asia, termasuk Indonesia, Jepang tetap kokoh sebagai destinasi impian nomor satu. Sebanyak 78% responden memilih Negeri Sakura sebagai tujuan utama, disusul oleh Korea Selatan dan Tiongkok Daratan.

Dominasi Destinasi dan Tren Baru

Marcus Yong, Vice President Global Marketing Klook, mengungkapkan bahwa wisatawan saat ini cenderung lebih terencana namun tetap menginginkan fleksibilitas.

"Kami melihat adanya pergeseran ke arah discovery-driven travel, di mana wisatawan ingin mengeksplorasi pengalaman baru yang lebih bermakna, mulai dari budaya lokal hingga kuliner khas," ujarnya.

Menariknya, wisatawan kini tidak lagi hanya terpaku pada kota-kota besar. Muncul tren perjalanan multi-destinasi yang menggabungkan kota metropolitan dengan wilayah yang sedang berkembang (emerging destinations). Berikut adalah data preferensi destinasi berdasarkan riset Klook:

Kategori Data & Destinasi
Destinasi Utama (Top 3) Jepang (78%), Korea Selatan (52%), Tiongkok Daratan (42%)
Destinasi Berkembang (Jepang) Fukuoka, Nagoya, Hiroshima
Destinasi Berkembang (Korea Selatan) Gyeonggi-do, Gangwon-do, Gyeongju
Destinasi Berkembang (Tiongkok) Qingyuan, Yinchuan, Lijiang

Kekhawatiran Wisatawan dan Solusi Inovatif

Meskipun antusiasme tinggi, riset ini juga memotret beberapa kekhawatiran utama wisatawan selama musim puncak (peak season). Keramaian di lokasi wisata menjadi isu utama bagi 47% responden, sementara 41% lainnya khawatir akan melewatkan momen puncak mekarnya bunga sakura.

Menanggapi hal tersebut, Klook memperkenalkan dua inisiatif besar:

  1. Dewan Chief Spring Officers: Sebanyak 25 ahli perjalanan akan ditempatkan di lapangan (Jepang, Korea, Tiongkok) mulai 20 Maret hingga 10 April 2026 untuk memberikan rekomendasi real-time bagi wisatawan.
  2. Bloom Back Guarantee: Sebuah terobosan berupa jaminan pengembalian dana (refund) sebesar 30% jika bunga sakura gagal mekar selama periode prakiraan resmi pada tur tertentu.
Faktor Kekhawatiran Persentase
Keramaian dan Antrean Panjang 47%
Melewatkan Momen Puncak Sakura 41%

Pengalaman Eksklusif di Korea Selatan

Selain di Jepang, Klook juga memperkuat kehadirannya di Korea Selatan melalui kolaborasi eksklusif dengan Everland, taman hiburan terbesar di negara tersebut. Wisatawan dapat menikmati akses ke Secret Garden melalui tur khusus siang dan malam hari, yang dirancang untuk memberikan pengalaman menikmati sakura yang lebih intim dan jauh dari keramaian umum.

Dengan jendela pemesanan yang semakin singkat, saat 7 dari 10 wisatawan memesan aktivitas dalam waktu dua bulan sebelum keberangkatan, fleksibilitas menjadi kunci utama bagi industri pariwisata di 2026. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya