Samsung Messages Akan Dihentikan, Pengguna Galaxy Diminta Beralih ke Google Messages

Media Indonesia
26/4/2026 23:29
Samsung Messages Akan Dihentikan, Pengguna Galaxy Diminta Beralih ke Google Messages
Ilustrasi(Dok Eric Zeman/PCMag)

KABAR kurang menyenangkan datang bagi pengguna ponsel Galaxy yang masih mengandalkan Samsung Messages sebagai aplikasi utama untuk berkirim SMS. Samsung dikabarkan akan menghentikan layanan aplikasi tersebut mulai Juli 2026.

Informasi ini muncul melalui pemberitahuan resmi di situs Samsung. Meski tidak dijelaskan secara rinci alasan penghentian tersebut, perusahaan secara jelas merekomendasikan pengguna untuk beralih ke Google Messages sebagai pengganti.

Sudah Tak Lagi Jadi Aplikasi Default

Sebenarnya, perubahan ini bukan hal yang sepenuhnya baru. Sejak peluncuran seri Samsung Galaxy S21, Google Messages sudah dijadikan aplikasi SMS default di perangkat Galaxy terbaru.

Artinya, sebagian besar pengguna dengan perangkat baru kemungkinan sudah menggunakan layanan ini. Sementara itu, pengguna yang masih menjalankan Android 11 atau versi lebih lama disebut masih akan mendapatkan dukungan Samsung Messages meski setelah tenggat waktu.

Cara Beralih ke Google Messages

Bagi pengguna yang belum beralih, prosesnya tergolong sederhana. Aplikasi Google Messages dapat diunduh melalui Play Store. Saat pertama kali dibuka, pengguna akan melihat notifikasi untuk menjadikannya sebagai aplikasi SMS default.

Pengaturan ini juga bisa dilakukan secara manual melalui menu Settings, lalu memilih Google Messages sebagai aplikasi pesan utama.

Keunggulan Google Messages

Salah satu alasan utama peralihan ini adalah dukungan fitur yang lebih modern di Google Messages, terutama teknologi RCS (Rich Communication Services).

Dengan RCS, pengguna bisa menikmati fitur yang lebih canggih dibanding SMS tradisional, seperti:

- indikator sedang mengetik
- pengiriman foto dan video dengan kualitas lebih baik
- chat berbasis internet

Selain itu, Google Messages juga mulai terintegrasi dengan fitur berbasis AI seperti Gemini, yang menghadirkan balasan pintar (smart replies) hingga pengolahan gambar sederhana langsung di dalam chat.

Dampak untuk Perangkat Lama

Meski begitu, penghentian ini tidak berdampak sama pada semua perangkat. Samsung menyebut waktu penghentian bisa berbeda tergantung model, sehingga pengguna disarankan memeriksa langsung di aplikasi Samsung Messages masing-masing.

Kabar kurang baik juga datang bagi pengguna smartwatch lama seperti Samsung Galaxy Watch 3 atau perangkat sebelumnya yang masih menggunakan Tizen OS.

Sistem ini tidak mendukung Google Messages, sehingga setelah Samsung Messages dihentikan:

- riwayat percakapan tidak lagi bisa ditampilkan penuh di jam
- namun pengguna tetap bisa membaca dan mengirim SMS dasar

Transisi Ekosistem Samsung

Langkah ini menunjukkan arah baru Samsung yang semakin mengandalkan ekosistem Google, khususnya dalam layanan komunikasi.

Dengan menghapus Samsung Messages, perusahaan tampaknya ingin menyederhanakan pengalaman pengguna sekaligus memusatkan layanan pesan pada platform yang lebih modern dan terintegrasi.

Bagi pengguna, perubahan ini mungkin terasa signifikan di awal. Namun, dengan fitur yang lebih lengkap, Google Messages berpotensi menghadirkan pengalaman berkirim pesan yang lebih kaya dibandingkan aplikasi sebelumnya. (Muhammad Ghifari A/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya