Teknologi Alat Berat Kian Efisien, Konsumsi BBM Bisa Dipangkas hingga 20%

Mirza Andreas
25/4/2026 02:36
Teknologi Alat Berat Kian Efisien, Konsumsi BBM Bisa Dipangkas hingga 20%
Liebherr Mining meluncurkan ekskavator R 9100 Generasi 8 (G8) di Jakarta, Jumat (24/4). Produk ini dirancang untuk menghadirkan efisiensi operasional yang lebih tinggi, kinerja optimal, serta mendukung arah industri pertambangan yang semakin terintegrasi d(Dok. Liebherr Mining)

BIAYA bahan bakar yang tinggi dan fluktuasi harga energi mendorong perusahaan tambang semakin ketat mengelola operasional. Di saat yang sama, tuntutan dekarbonisasi membuat efisiensi energi dan produktivitas harus berjalan beriringan.

Kondisi ini mendorong adopsi alat berat yang lebih hemat bahan bakar sekaligus terintegrasi secara digital. Tren ini mendorong produsen alat berat mempercepat pembaruan teknologi pada lini produknya.

Dalam konteks itu, Liebherr Mining meluncurkan ekskavator R 9100 Generasi 8 (G8) di Jakarta, Jumat (24/4). Produk ini dirancang untuk menghadirkan efisiensi operasional yang lebih tinggi, kinerja optimal, serta mendukung arah industri pertambangan yang semakin terintegrasi dan berkelanjutan.

Ekskavator kelas 100 ton ini hadir sebagai penerus model sebelumnya dan tetap mempertahankan desain yang telah terbukti di lapangan, dengan sejumlah peningkatan pada efisiensi bahan bakar, sistem kontrol, dan keandalan komponen. R 9100 G8 tersedia dalam konfigurasi backhoe dan face shovel, serta dilengkapi bucket berkapasitas 8 meter kubik, terbesar di kelasnya, yang sesuai untuk truk 45 hingga 100 ton.

Unit ini ditenagai mesin Liebherr D9512 yang telah dioptimalkan untuk proses pembakaran, sehingga mampu menghadirkan keseimbangan antara tenaga, ketepatan, dan efisiensi dalam berbagai kondisi operasional tambang.

Managing Director Liebherr Indonesia Christian Bombenger mengatakan, Indonesia merupakan pasar strategis dengan kebutuhan operasional yang kompleks.

"Kehadiran R 9100 G8 merupakan jawaban atas kebutuhan pelanggan akan alat berat yang tidak hanya andal, tetapi juga efisien dan relevan dengan tantangan industri saat ini. Hasil validasi di Tanjung Enim menunjukkan bahwa produk ini mampu memberikan nilai nyata bagi operasi tambang di Indonesia," ujarnya.

Salah satu inovasi utama pada R 9100 G8 adalah penerapan Liebherr Power Efficiency (LPE) yang memungkinkan pengurangan konsumsi bahan bakar hingga 20% dibandingkan generasi sebelumnya, sekaligus meningkatkan efisiensi hingga 30%.

Dalam industri pertambangan, biaya bahan bakar dapat mencapai hingga 40% dari total biaya operasional. Dengan potensi penghematan hingga 100.000 liter bahan bakar per tahun, peningkatan ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi.

Keunggulan produk ini juga telah dibuktikan melalui validasi lapangan pra-seri di Indonesia, yang menjadi salah satu lokasi pengujian utama. Dalam kerja sama dengan PT Madhani Talatah Nusantara di Tanjung Enim, Sumatra Selatan, unit R 9100 G8 mencatat rata-rata waktu operasi 411 jam per bulan dengan tingkat ketersediaan mencapai 92% sepanjang September 2024 hingga Desember 2025.

Selain itu, studi produksi menunjukkan produktivitas tinggi dengan efisiensi bahan bakar yang kompetitif, memperkuat relevansinya untuk kondisi operasional tambang di Indonesia.

Sejalan dengan tren transformasi digital, R 9100 G8 telah dilengkapi kompatibilitas penuh terhadap ekosistem teknologi IoMine milik Liebherr. Integrasi ini mencakup sistem bantuan seperti Skyview 360°, Bucket Filling Assistant, serta layanan Data View dan Data Services yang memungkinkan pemantauan kinerja alat secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Pendekatan ini menjadi semakin penting di tengah kebutuhan industri terhadap operasi yang lebih aman, efisien, dan terhubung secara digital.

Regional Sales Manager Liebherr Mining Bertrand Bedo mengatakan, peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung transformasi industri pertambangan.

"R 9100 G8 mencerminkan arah inovasi kami yang berfokus pada efisiensi energi, keandalan operasional, dan digitalisasi. Kami ingin memastikan bahwa pelanggan tidak hanya mendapatkan performa terbaik, tetapi juga solusi yang mendukung keberlanjutan bisnis mereka di masa depan," ujarnya.

Dengan peluncuran ini, Liebherr memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri alat berat pertambangan global, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Produk ini telah tersedia untuk dipesan, dengan produksi seri konfigurasi backhoe dijadwalkan mulai kuartal II 2026 dan konfigurasi face shovel pada kuartal III 2026.

Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus menghadirkan inovasi untuk mendukung industri pertambangan yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya