Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN kecerdasan buatan (AI) di lingkungan kerja berkembang jauh lebih cepat daripada kebijakan resmi perusahaan. Fenomena ini melahirkan fenomena yang disebut sebagai Shadow AI. Bagi organisasi yang menggunakan ekosistem Microsoft, tantangan ini menjadi krusial karena kemudahan akses alat AI generatif yang sering kali digunakan tanpa pengawasan departemen IT.
Shadow AI adalah penggunaan aplikasi, alat, atau layanan kecerdasan buatan oleh karyawan di dalam organisasi tanpa persetujuan, pengetahuan, atau pengawasan resmi dari departemen IT. Ini merupakan turunan dari konsep Shadow IT, tetapi dengan risiko yang lebih spesifik terkait privasi data dan keamanan model bahasa besar (LLM).
Dalam konteks Microsoft, Shadow AI sering terjadi ketika karyawan menggunakan akun pribadi untuk mengakses layanan seperti ChatGPT atau menggunakan fitur AI eksperimental yang belum divalidasi oleh tim keamanan siber perusahaan untuk mengolah data sensitif korporat.
Shadow AI muncul karena karyawan ingin meningkatkan produktivitas secara instan. Berikut beberapa skenario umum penggunaannya:
| Aspek Risiko | Dampak |
|---|---|
| Kebocoran Data | Data sensitif yang dimasukkan ke AI publik dapat digunakan untuk melatih model mereka, sehingga berpotensi muncul di hasil pencarian pengguna lain. |
| Kepatuhan (Compliance) | Pelanggaran regulasi perlindungan data seperti GDPR atau UU PDP karena data diproses di server yang tidak terverifikasi. |
| Halusinasi AI | Keputusan bisnis diambil berdasarkan data yang tidak akurat atau halusinasi dari model AI yang tidak dikalibrasi untuk kebutuhan bisnis. |
Microsoft menyarankan organisasi untuk beralih dari penggunaan AI tidak resmi ke solusi yang terkelola. Beberapa langkah mitigasi meliputi:
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved